Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Seperti biasa, sidang perdana DPR sepi peserta

JAKARTA: Hingga akhir masa sidang I 28 Oktober 2011, DPR telah menyelesaikan 18 Rancangan Undang-Undang (RUU) prioritas dan empat RUU kumulatif terbuka.Demikian dikatakan Ketua DPR Marzuki Alie saat membuka masa sidang II 2011-2012 di Gedung Parlemen,
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 14 November 2011  |  11:08 WIB

JAKARTA: Hingga akhir masa sidang I 28 Oktober 2011, DPR telah menyelesaikan 18 Rancangan Undang-Undang (RUU) prioritas dan empat RUU kumulatif terbuka.Demikian dikatakan Ketua DPR Marzuki Alie saat membuka masa sidang II 2011-2012 di Gedung Parlemen, Senin 14 November.

Menurut dia, setelah menyelesaikan RUU tersebut DPR menargetkan akan menyelesaikan 13 RUU yang sudah memasuki pembicaraan tingkat I pada masa sidang II 2011-2012.Selain itu, parlemen berharap pada masa sidang ini setidaknya ada lima sampai enam RUU masuk pembicaraan tingkat II.Sidang perdana parlemen ditunda 15 menit dari waktu yang ditetapkan akibat banyaknya anggota DPR yang telat.Mengingat masih banyaknya target kinerja legislasi itu, Marzuki mengimbau agar komisi, bidang legislatif dan panitia khusus untuk menyelesaikan RUU tersebut secepat mungkin.Untuk itu, dia meminta setiap anggota DPR untuk konsekuen untuk menyelesaikan rumusan RUU selain menyiapkan naskah akademik."Tahun 2012 adalah tahun paling ideal bagi DPR untuk memacu pelaksanaan fungsi legislasi. Memontum ini harus benar-benar dimanfaatkan oleh DPR," katanya.Politisi Partai Demokrat itu khawatir pada pertengahan 2013 situasi politik sudah kurang kondusif karena persiapan Pemilu 2014 sehingga kinerja legislasi bisa terganggu.Pada bagian lain pidatonya Marzuki kembali menyatakan kekecewaannya karena cuma segelintir anggota dewan yang hadir pada rapat paripurna pembukaan masa sidang II 2011-2012, Senin (14 November). Buktinya, sampai pukul 09.45 WIB, tak lebih 100 dari 560 anggota DPR yang hadir rapat."Anggota dewan ini luar biasa sekali sudah banyak kritikan masyarakat soal hedon, tampaknya nggak ada evaluasi. Rapat tak mulai tepat waktu." (ea) 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Marissa Saraswati

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top