CSR di Jatim fokus pendidikan & kesehatan

MALANG: Pengusaha di Jatim diminta lebih meningkatkan kepeduliannya terhadap masyarakat baik di sekitar perusahaan, kabupaten maupun kota lainnya di provinsi itu. Kegiatan CSR diutamakan di bidang pendidikan dan kesehatan.Ketua Penggerak PKK Jatim Nina
News Editor
News Editor - Bisnis.com 27 September 2011  |  16:27 WIB

MALANG: Pengusaha di Jatim diminta lebih meningkatkan kepeduliannya terhadap masyarakat baik di sekitar perusahaan, kabupaten maupun kota lainnya di provinsi itu. Kegiatan CSR diutamakan di bidang pendidikan dan kesehatan.Ketua Penggerak PKK Jatim Nina Soekarwo mengatakan provinsi ini, yang terdiri dari 29 kabupaten dan sembilan kota serta terdiri dari 8.506 desa maupun kelurahan, sangat membutuhkan kepedulian pengusaha utamanya lewat program corporate social responsibility."Saya setiap kali bertemu dengan direktur perusahaan, selalu meminta agar ikut membantu program PKK Provinsi Jatim utamanya di bidang pendidikan dan kesehatan melalui CSR sebagai wujud kepedulian kepada masyarakat," kata Nina seusai meresmikan Proyek Pemberdayaan Masyarakat Desa Pandanmulyo dan Ngawonggo Kecamatan Tajinan Kabupaten Malang hari ini.Menurut dia, keberadaan program CSR cukup penting dan posisinya strategis dalam membantu masyarakat. Seperti program CSR yang dilakukan PT Mosanto Indonesia bersama Habitat for Humanity dengan membangun instalasi saluran air bersih maupun sanitasi kepada warga di Tajinan yang mampu mencukupi kebutuhan air bersih bagi lebih 300 KK.Dia berharap melalui program CSR utamanya di bidang pendidikan dan kesehatan bisa mengatasi sejumlah persoalan yang menjadi pekerjaan rumah Pemprov Jatim seperti angka kematian bayi maupun ibu melahirkan di Jatim."Angka kematian bayi di Jatim sekitar 29,2% dari 1.000 kelahiran. Jumlah tersebut relatif lebih kecil dibanding angka kematian nasional yang mencapai 34%. Sedangkan angka kematian ibu  melahirkan di Jatim tahun ini naik dari 97,1 dari  100.000 ibu yang melahirkan menjadi 101 namun jumlahnya masih relatif lebih kecil dibanding angka nasional sebesar 228."I Nyoman Buana, Direktur Divisi Sayuran PT Monsato Indonesia, mengatakan program CSR yang dilakukan oleh Monsanto akan fokus pada masalah kesehatan dan pendidikan. Dan hal itu tidak hanya dilakukan di Kabupaten Malang, melainkan juga daerah lainnya di Jatim."Melalui program ini kami berharap mampu meningkatkan derajat kehidupan masyarakat di bidang kesehatan maupun pendidikan," tambah dia.Direktur Nasional Habitat for Humanity, James Tumbuan, mengatakan kegiatan CSR yang dilakukan tersebut merupakan salah satu bentuk kerja sama strategis dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat."Bersama masyarakat kami membangun akses air bersih, sanitasi untuk rumah tangga, serta edukasi mengenai rumah yang layak. Dengan begitu tingkat kesadaran masyarakat akan pola hidup sehat semakin meningkat," jelasnya. (k25/tw) 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Mohammad Sofi`i

Editor : Nadya Kurnia

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top