Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Alfamart dan PMI kerja sama pengadaan darah

JAKARTA: Jaringan ritel Alfamart bersama PMI menjalin kerja sama pengadaan darah untuk memenuhi kuota kebutuhan sekitar 4,8 juta kantong darah per tahun.Untuk itu PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk, selaku pengelola Alfamart, menyumbang satu unit mobil bantuan
Muhammad Sarwani
Muhammad Sarwani - Bisnis.com 22 September 2011  |  19:18 WIB

JAKARTA: Jaringan ritel Alfamart bersama PMI menjalin kerja sama pengadaan darah untuk memenuhi kuota kebutuhan sekitar 4,8 juta kantong darah per tahun.Untuk itu PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk, selaku pengelola Alfamart, menyumbang satu unit mobil bantuan kepada PMI guna memperlancar tugas lembaga itu mencari pendonor serta mendistribusikannya kepada yang membutuhkan."Bantuan ini membantu kelancaran tim PMI melakukan kegiatan di lapangan. Mudah-mudahan langkah ini diikuti perusahaan lain sehingga Indonesia tidak lagi mengalami defisit darah," tutur Sekjen PMI Pusat Budi A. Adiputro seusai menerima secara simbolis kunci kendaraan bantuan, hari ini.Selain menyumbang kendaraan operasional, Alfamart juga turut mendukung penggalangan darah dengan PMI. Kesepakatan ditandatangani Budi A. Adiputro dengan Corporate Affairs Director Alfamart, Solihin.Budi juga mengukuhkan sukarelawan Alfamart untuk PMI yang akan membantu tugas PMI terkait bencana alam ataupun kebutuhan darah. Pada kesempatan itu ada aksi donor darah dari karyawan Alfamart yang akan diadakan secara reguler.Berdasarkan data PMI, jumlah kebutuhan darah di Indonesia rata-rata 4,8 juta kantong setiap tahun, namun persediaan baru sekitar 1,9 juta kantong, dan masih ada defisit darah sekitar 2,9 juta kantong per tahun.Dari sekitar 55.000 karyawan perusahaan ritel tersebut, sekitar 10% saja mendonorkan darahnya, jumlahnya diasumsikan 1,1 juta cc. Dengan catatan, jika setiap 2 orang menyumbang 400 cc darah."Mungkin jumlah tersebut tidak cukup memenuhi defisit darah sebesar 2,9 juta kantong. Namun jika lebih banyak lagi karyawan mendonorkan darah saya optimistis akan membantu mereka yang membutuhkan," kata Solihin. (tw) 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Nadya Kurnia

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top