Pondokan seluruh jemaah haji Indonesia di ring I

SEMARANG: Menteri Agama (Menag), Suryadharma Ali menegaskan seluruh jamaah haji Indonesia medapatkan perumahan di ring I atau berjarak paling jauh 2,5 km dari Masjidil Haram.Dia menjelaskan tahun ini memang pelayanan jamaah haji mengalami peningkatan
News Editor
News Editor - Bisnis.com 21 September 2011  |  19:21 WIB

SEMARANG: Menteri Agama (Menag), Suryadharma Ali menegaskan seluruh jamaah haji Indonesia medapatkan perumahan di ring I atau berjarak paling jauh 2,5 km dari Masjidil Haram.Dia menjelaskan tahun ini memang pelayanan jamaah haji mengalami peningkatan dalam hal perumahan di Mekah. Sebelumnya pada 2010 hanya 63 % jamaah haji Indonesia yang menghuni ring I, sedang sisanya 37 %  ada di ring II.“Alhamdulillah seluruh jamaah haji tahun ini mendapatkan perumahan di ring I, ring II dihapuskan,” tegas Menag disela acara halal bi halal  menag dan ulama se-Jawa tengah di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), kemarin.Sedangkan pada 2009 jamaah haji Indonesia yang menghuni ring I berjumlah 27% dan ring II yang berjarak hingga 7 km dari Masjidil Haram berjumlah 73%.Akan tetapi, tambah menag, ring I yang pada tahun-tahun sebelumnya berjarak paling jauh 2 km, tahun ini diperpanjang hingga 2,5km.Menurut menag dari jarak 2,5 km tersebut 93% jamaah haji berada di bawah 2 km, dan hanya 7% jamaah menghuni rumah yang berjarak 2,1km - 2,5 km.Suryadharma Ali mengatakan angka ini mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2009 dan 2010. Peningkatan serupa juga terjadi untuk perumahan jamaah haji di Madinah.Seluruh jamaah haji Indonesia menghuni perumahan di Markaziah yang berjarak maksimal 500 m dari Masjid Nabawi.  Namun pada tahun lalu masih ada jamaah haji di luar Makaziah.Seperti tahun-tahun sebelumnya, masalah yang terjadi pada pemberangkatan haji tahun ini adalah panjangnya antrean. Lamanya masa antrian, terang menag, karena banyaknya jamaah haji yang telah mendaftarkan diri. Tercatat 1,4 juta jamaah telah mendaftarkan diri tahun ini.  Menag mengatakan, dari 1,4juta jamaah tersebut, mereka mengantri selama 5-12 tahun.Solusi untuk mengatasi kendala ini, menag telah mengusulkan kepada Kerajaan Arab Saudi untuk menambah kuota haji Indonesia. Namun demikian, pihak Kerajaan Arab Saudi belum dapat memenuhi permintaan tersebut karena keterbatasan fasilitas.”Pemerintah Arab Saudi bukan tidak mau membantu, tapi semakin lama jumlah jamaah haji semakin meningkat, sedangkan padang Arafah dan Mina luasnya masih sama,” papar Menag.Tahun ini pemerintah mengajukan tambahan kuota haji sebesar 27.600 jamaah, tetapi yang 10.000 yang dapat dipenuhi. Dari 10.000 tersebut, 7.000 digunakan untuk jamaah reguler dan 3.000 untuk ONH plus. (api)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Hendra Kusuma

Editor : Lingga Sukatma Wiangga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top