Pemkab Malang inventarisas lahan

 
News Editor
News Editor - Bisnis.com 19 September 2011  |  18:31 WIB

 

MALANG: Pemkab Malang melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan melakukan inventarisir lahan guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya gagal panen pada waktu musim kemarau saat ini.
 
Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Malang, Purwanto, mengatakan pemkab melakukan upaya antisipasi terhadap ancaman gagal panen pada saat musim kemarau dengan menginventarisir lahan bersama jajaran terkait.
 
"Langkah terobosan yang akan kami ambil diantaranya dengan menyalurkan air irigasi ke beberapa lahan padi yang rawan kekeringan dengan memanfaatkan aliran air sungai untuk mencegah lahan pertanian mengering," katanya hari ini.
 
Ditambahkan, saat ini terdapat lahan yang mulai mongering diantaranya lahan seluas 0,2 hektare di Kecamatan Pagak sudah mulai mengering dan tanahnya terlihat retak. 
 
"Karena itu kami akan terus mengingatkan masyarakat dengan melakukan sosialisasi masa tanam, dan beberapa jenis tanaman yang disarankan pada lahan yang mereka miliki. Tujuannya agar kegagalan panen tidak terjadi terlalu parah sampai akhir tahun nanti," tambahnya.  
 
Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Karangploso Kabupaten Malang memprediksi hujan yang datang saat ini merupakan gejala biasa dan bukan pertanda bakal segera memasuki musim penghujan.
 
Kepala Stasiun BMKG Karangploso Kabupaten Malang, Ahmad Subekti, mengatakan beberapa hari terakhir di wilayah Malang Raya sempat diguyur hujan cukup lebat.
 
"Hal ini merupakan fenomena alam yang wajar karena meski sedang musim kemarau namun di atmosfer tetap ada uap air yang terkumpul dan mengakibatkan terjadinya hujan di Malang Raya," jelasnya.
 
Untuk itu, masyarakat diharapkan tidak terlalu panik dengan adanya hujan di musim kemarau tersebut. Karena hujan tersebut sifatnya hanya lokal dan tidak turun secara merata. 
 
Musim penghujan, ujar dia, diperkirakan akan terjadi pada November atau Desember mendatang. Hal itu biasanya dimanfaatkan masyarakat utamanya petani untuk menanam padi pada lahan sawah tadah hujan. (sut)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Mohammad Sofi`i

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top