Istana: SBY tangkap pesan masyarakat

JAKARTA: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menangkap pesan masyarakat yang mengindikasikan adanya dorongan bagi pemerintahan untuk merombak kabinet setelah adanya menteri yang dikait-kaitkan dengan kasus suap.Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi Politik
Martin-nonaktif
Martin-nonaktif - Bisnis.com 15 September 2011  |  16:32 WIB

JAKARTA: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menangkap pesan masyarakat yang mengindikasikan adanya dorongan bagi pemerintahan untuk merombak kabinet setelah adanya menteri yang dikait-kaitkan dengan kasus suap.Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi Politik Daniel Sparingga  mengatakan Presiden SBY telah menangkap pesan tersebut untuk melakukan sejumlah perubahan, sehingga bisa meningkatkan kinerja pemerintah yang bersisa 3 tahun ini."Saya tidak bisa menggunakan kata atau kalimat atau ekpresi lebih terang, selain mengatakan Presiden menangkap pesan itu dan menjadikannya sebagai kekuatan untuk melakukan perubahan agar kinerja pemerintahan tidak mengecewakan," kata DanielDaniel mengatakan Presiden berupaya agar kinerja pemerintahan  yang masih tersisa 3 tahun ke depan ini tidak mengecewakan,  bahkan menjadi sesuatu yang dapat dikenang dalam pemerintahan selanjutnya.Pemerintahan, ujarnya berupaya  dalam 3 tahun tersisa ini bekerja  lebih baik, lebih efektif, lebih produktif."Itu ada pesan politik,  pesan moral yang diterima Presiden dengan dua telinga lebar-lebar. Karena itu  semua dorongan sokongan itu akan membawa sejumlah implikasi penting bagi peningkatan kinerja kabinet," katanya.Dia mengatakan tidak  ada kepentingan politik, selain berupaya membersihkan seluruh jajaran pemerintah. Namun, ujarnya, pada saat yang sama tindakan kehati-hatian menjadi penting sebagai faktor  yang diutamankan, karena menyangkut pernyataan pengaitan yang belum tentu secara hukum seperti itu ceritanya. (tw)  

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Nadya Kurnia

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top