Jatim siapkan Rp10 miliar bangun rumah potong hewan

SURABAYA: Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan mengalokasikan dana sedikitnya Rp10 miliar untuk membangun fasilitas rumah potong hewan (RPH) guna melengkapi fasilitas layanan di Pusat Perdagangan Agrobisnis, Jemundo, Kabupaten Sidoarjo.Kepala Dinas Peternakan
News Editor
News Editor - Bisnis.com 15 September 2011  |  12:31 WIB

SURABAYA: Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan mengalokasikan dana sedikitnya Rp10 miliar untuk membangun fasilitas rumah potong hewan (RPH) guna melengkapi fasilitas layanan di Pusat Perdagangan Agrobisnis, Jemundo, Kabupaten Sidoarjo.Kepala Dinas Peternakan Jatim, Suprawoko Adi Soemarto mengatakan proses pembangunan RPH di Puspa Agro itu akan melibatkan tim dari Australia.“Pemprov Jatim telah mengalokasikan dana dari APBD tahun depan [2012] sebesar Rp10 miliar untuk membangun RPH [rumah potong hewan] di Puspa Agro. Desain fasilitas penunjang pasar induk terbesar di Indonesia itu akan melibatkan tim dari Australia,” kata Suprawoko kepada pers, hari ini.Dia menjelaskan proses pembangunan RPH itu sebenarnya telah dimulai pada tahun ini dengan didahului proses studi kelayakan.“Proses kontruksi fisik RPH Puspa Agro akan dimulai pada 2012, tahun ini [2011] proses fisibility study telah dilakukan agar proyek itu menjadi lebih maksimal,” ujarnya.Direktur Utama PT Jatim Grha Utama, pengelola Puspa Agro, Erlangga Satriagung menjelaskan sejak lama pihaknya berkeinginan untuk melengkapi fasilitas pasar induk agrobisnis yang dikelolanya itudengan RPH.“Keinginan itu sempat disampaikan kepada Pak Karwo [Soekarwo/Gubernur Jatim], ternyata mendapat lampu hijau dan kini bahkan akan segera direalisasikan,” kata Erlangga kepada Bisnis, hari ini.Erlangga berharap fasilitas RPH yang akan dibangun tahun depan di Puspa Agro itu bisa bertaraf internasional dan dilengkapi dengan standarisasi produk termasuk label jaminan halal yang dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia.“RPH yang ada di Puspa Agro akan dilengkapi dengan peralatan modern dan dikelola  oleh sumber daya manusia yang professional. Mutu daging hasil RPH itu dipastikan sangat tinggi guna memenuhi kualitas hotel bintang lima termasuk untuk produk ekspor. Apalagi daging yang dihasilkan juga dilengkapi label halal,” tegasnya.Kualitas daging hasil olahan RPH itu, kata Erlangga, akan semakin maksimal mengingat di Puspa Agro juga telah dilengkapi dengan fasilitas cold storage atau ruang penyimpanan dengan pendingin dengan kapasitas yang relatif besar yang digunakan untuk menyimpan produk olahan berupa daging dan ikan segar. (faa)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Yuristiarso Hidayat

Editor : Dara Aziliya

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top