Dana program beasiswa unggulan capai Rp127 miliar

JAKARTA: Pemerintah tahun ini menyediakan dana untuk program beasiswa unggulan sebesar Rp127 miliar untuk sekitar 4.000 mahasiswa dari jenjang S1, S2, dan S3.Nilai anggaran tersebut naik hampir 100% dibandingkan dengan dana beasiswa unggulan yang digulirkan
Adhitya Noviardi
Adhitya Noviardi - Bisnis.com 15 September 2011  |  16:23 WIB

JAKARTA: Pemerintah tahun ini menyediakan dana untuk program beasiswa unggulan sebesar Rp127 miliar untuk sekitar 4.000 mahasiswa dari jenjang S1, S2, dan S3.Nilai anggaran tersebut naik hampir 100% dibandingkan dengan dana beasiswa unggulan yang digulirkan Kemendiknas pada 2010, yang sebesar Rp70 miliar untuk 1.300 orang mahasiswa.A.B. Susanto, Koordinator Progeram Beasiswa Unggul Biro Perencanan Kerjasama Luar Negeri, Kemendiknas, mengatakan program beasiswa unggulan tersebut sudah dimulai sejak 2006. Semua dana tersebut berasal dari APBN dan APBN Perubahan.Dia mengatakan tujuan program beasiswa tersebut a.l. untuk menciptakan sebanyak 5.000 orang doktor berkualitas, dari anak bangsa dalam 10 tahun mendatang.Untuk memproleh Program Beasiswa Unggulan (PBU) ini, katanya, seorang siswa SMA harus mempunyai nilai UN minimal 7,5, dan memiliki beberapa kriteria lainnya."Semua biaya pendidikan selama 8 semester sampai selesai untuk jenjang S1, ditanggung oleh pemerintah. Besaran SPP per mahasiswa berkisar Rp25 juta-Rp80 juta untuk S1-S3. Tergantung tempat kuliahnya baik di perguruan tinggi negeri dan swasta, ujar Susanto saat Penganugerahan Beasiswa Unggulan untuk mahasiswa Sekolah Tinggi Bahasa Asia (STBA) LIA, Jakarta, hari ini.Ida Sundari Husen, Direktur STBA LIA, menuturkan pihaknya mengikuti program ini sejak 2007. Tahun pertama, ada sebanyak 41 mahasiswa dari berbagai daerah yang mendapat PBU tersebut. "Waktu itu setiap mahasiswa mendapatkan tambahan uang saku sebesar Rp800.000 per bulan, dan SPP sampai lulus senilai Rp33 juta," ujarnya.Namun, karena banyak kebutuhan dan negeri ini dilanda krisis moneter pada 2008, maka uang saku ditiadakan lagi hingga sekarang. "Jadi pemerintah hanya menanggung biaya SPP saja selama 8 semester," tambah Ida. (tw) 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Nadya Kurnia

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top