SBY baru pecat menteri kalau tersangka

JAKARTA: Istana Presiden menyatakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono baru memberhentikan menteri kalau dianggap sah melanggar kontrak fakta integritas atau menyandang status tersangka.Perkembangan kasus sejumlah menteri anggota kabinet Indonesia Bersatu
- Bisnis.com 15 September 2011  |  16:31 WIB

JAKARTA: Istana Presiden menyatakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono baru memberhentikan menteri kalau dianggap sah melanggar kontrak fakta integritas atau menyandang status tersangka.Perkembangan kasus sejumlah menteri anggota kabinet Indonesia Bersatu II di sejumlah kementerian menjadi pantauan bagi Istana untuk melihat perkembangannya terkait dengan posisi menterinya.Staf Khusus Presiden Daniel Sparingga mengatakan sikap Kepala Negara terhadap nasib menteri yang kementeriannya menghadapi proses hukum sangat jelas, yaitu mengacu pada fakta integritas yang telah disepakati pada awal masa jabatan.

"Presiden sudah melakukan langkah-langkah internal, atau klarifikasi. Sesuai dengan terminologi hukum, yang terlibat itu hanyalah yang mereka oleh hukum ditetapkan jadi tersangka. Berdasarkan pakta integritas, Presiden akan memberhentikan mereka apabila jadi tersangka," ujarnya di Istana Presiden, hari ini.Menurut Daniel, tidak tepat tudingan yang menyebutkan Istana memelihara korupsi di dalam."Tudingan itu sangat keras, saya juga menyimak di surat kabar, kurang tepat, Presiden memiliki komitment membersihkan pemerintahannya dari korupsi," katanya.Dalam hal ini, tuturnya, Kepala Negara meminta menteri untuk bekerjasama secara penuh menjalani proses hukum yang terkait dengan lembaga yang dipimpin, bila memang tersangkut dengan pelanggaran hukum. (tw) 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Nadya Kurnia

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top