DKI beri hibah Rp45 miliar ke pemda sekitar

JAKARTA: Pemprov DKI Jakarta memberikan hibah Rp45 miliar kepada pemerintah daerah yang menjadi mitranya di wilayah sekitar Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi dan Cianjur.Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo mengatakan dana dialokasikan 70% untuk bidang transportasi,
Sekretariat Redaksi
Sekretariat Redaksi - Bisnis.com 14 September 2011  |  17:23 WIB

JAKARTA: Pemprov DKI Jakarta memberikan hibah Rp45 miliar kepada pemerintah daerah yang menjadi mitranya di wilayah sekitar Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi dan Cianjur.Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo mengatakan dana dialokasikan 70% untuk bidang transportasi, sumber daya air, tata ruang dan lingkungan hidup, serta 30% untuk sektor pertanian, pendidikan, kesehatan dan industri pergudangan."Dana hibah diberikan kepada pemerintah daerah yang menjadi daerah mitra DKI Jakarta untuk pengembangan wilayah tersebut," katanya hari ini.Pemkab Bogor menerima hibah Rp5 miliar, Kotamadya Bogor Rp5,5 miliar, Kotamadya Depok Rp6,5 miliar, Kabupaten Tangerang Rp9 milyar, Kotamadya Tangerang Selatan Rp4 miliar, Kabupaten Bekasi Rp4 miliar, Kotamadya Bekasi Rp4 miliar dan Kabupaten Cianjur Rp4,5 miliarFauzi mengatakan Jakarta seperti magnet yang menyedot siapa saja di sekelilingnya, seakan membentuk pusaran yang ditimbulkan oleh kekuatan pembangunan dan perekonomian hingga tingkat migrasinya menjadi tinggi.Akibatnya, imbuh dia, di Jakarta timbul ketidakseimbangan antara jumlah penduduk dan daya dukung lingkungannya sehingga sebagai Ibu Kota negara menanggung beban sosial dan pembangunan yang kompleks.Menurut dia, beban masalah sosial dan pembangunan yang kompleks itu meliputi penyediaan kebutuhan dan layanan dasar, penyediaan sarana transportasi, sarana permukiman, ruang publik, penanganan pencemaran dan kemacetan, serta penanggulangan banjir dan kriminalitas.Gubernur menambahkan tingginya migrasi ke Jakarta dapat dilihat dari hasil Sensus Penduduk 2010 yang menunjukkan pada periode 2000-2010 terjadi pertumbuhan penduduk 1,41% per tahun jauh di bawah laju pertumbuhan nasional. (tw) 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Nadya Kurnia

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top