Pemkab Gresik kerahkan 250 tanki air

 
News Editor
News Editor - Bisnis.com 13 September 2011  |  17:33 WIB

 

SURABAYA: Pemerintah Kabupaten Gresik menyiapkan pasokan air bersih 250 tanki berkapasitas 5.000 liter/tanki ke wilayah perdesaan di 8 kecamatan yang mengalami kekeringan, tetapi terkendala ketiadaan tandon air di desa.

Sebanyak 8 kecamatan yang mengalami kekurangan air bersih itu berlokasi di Gresik bagian utara dan selatan mencakup Dukun, Bungah, Manyar, Duduksampeyan, Cerme, Benjeng, Balongpanggang dan Kedamean.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik Hari Sucipto menyebutkan kekeringan telah berlangsung di sebagian kecamatan di kabupaten tersebut sejak awal Agustus lalu, dan pasokan air bersih telah dilakukan ke 14 desa di Kec. Sidayu.

Menurut dia, hingga pekan ini kekeringan telah melanda puluhan desa di 8 kecamatan, diantaranya aparat Kec. Cerme mengajukan permintaan air bersih untuk 8 desa dan 15 desa di Kec. Dukun.

“Kami kini menunggu laporan permintaan air bersih dari kecamatan-kecamatan lain, dan volume bantuan air bersih yang kami siapkan hingga akhir bulan ini sebanyak 250 tangki dengan kapasitas 5.000 liter/tangki,” ujarnya hari ini.

Hari mengakui penyaluran air bersih ke wilayah perdesaan di Kab. Gresik kurang optimal, karena desa-desa yang kekeringan tidak memiliki tandon air. Hal itu didasarkan atas pengiriman air bersih bulan lalu ke Kec. Cerme dan Kec. Dukun.

Sementara itu, pembagian air dari rumah ke rumah atau dari jerigen ke jerigen tidak effektif dan butuh waktu lama.

“Ke depan, kami merencanakan membangun tandon air bersih di desa-desa yang tawan kekeringan, karena bencana kelangkaan air bersih terjadi hampir tiap tahun,” paparnya.

Hari menyatakan terbuka terhadap pihak lain yang berminat membantu pasokan air bersih, tetapi pengirimannya harus menggunakan truk tangki maksimal berkapasitas 5.000 liter sesuai volume/ukuran jalan masuk ke wilayah perdesaan.   (sut).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Adam A Chevny

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top