Tiket KA Ekonomi masih diburu penumpang

 
News Editor
News Editor - Bisnis.com 13 September 2011  |  15:44 WIB

 

MALANG: Pengguna kereta api (KA) pasca Lebaran dari Stasiun KA Kota Baru Malang masih tinggi. Terbukti tiket KA utamanya untuk kelas ekonomi masih banyak diburu dan habis terjual. 
 
Sri Winarto, Manajer Humas  Daerah Operasi (Daop) VIII Surabaya PT Kereta Api Indonesia, mengatakan tingginya penumpang KA tersebut terutama untuk KA ekonomi jarak jauh.
 
"Sejauh ini pengguna KA ekonomi masih tinggi. Bahkan untuk KA ekonomi jarak jauh tiket habis sampai 15 September mendatang," kata Sri Winarto hari ini.
 
KA ekonomi jarak jauh tersebut,ujarnya, KA Matarmaja tujuan Malang-Jakarta. Selain itu, tiket untuk KAeksekutif Gajayana tujuan Malang-Jakarta juga banyak dipesan hingga 15 September mendatang.
 
Ali Afandi, Kepala Stasiun Kota Baru Malang, mengatakan guna memberi kenyamanan pada penumpang KA menyusul masih membeludaknya penumpang pasca Lebaran, pihak stasiun sengaja membatasi jumlah penumpang.
 
"Dalam satu gerbong kami batasi sampai 100 tempat duduk dan 50 orang berdiri," tambah dia.
 
Pihak Stasiun Kota Baru menghimbau kepada masyarakat untuk tidak membeli tiket melalui calo. Maklum masih tingginya penumpang KA dikuatirkan akan dimanfaatkan para calo untuk beraksi dengan menjual harga tiket yang lebih mahal yakni antara Rp20.000-Rp30.000 di atas normal.
 
"Untuk itu penumpang KA kami himbau untuk waspada dan tidak membeli tiket lewat calo."
 
Pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat, jika menemukan calo tiket untuk segera melapor ke pihak stasiun. Selain itu, Ali juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak memaksakan diri naik kereta jika kapasitasnya
sudah penuh.
 
Terkait dengan hal itu, pihak stasiun juga rutin melakukan pengecekan maupun penertiban kepada penumpang. Pengecekan sengaja dilakukan secara rutin 30 menit sebelum kereta berangkat dari Stasiun Kota Baru.
 
Kepadatan penumpang di Stasiun Kota Baru Malang, lanjutnya, diprediksi berlangsung sampai akhir September. Karena itu, dalam rangka menanggulangi adanya calo tiket seiring dengan masih tingginya penumpang KA, pihak stasiun akan menindak tegas. 
 
"Masalah calo memang menjadi permasalahan di sektor penjualan jasa. Kami harap kalo ada indikasi jelas dan terbukti ada percaloan dengan bukti valid kami mohon calon penumpang untuk melapor ke pihak keamanan stasiun untuk selanjutnya akan kami tindak tegas," jelasnya. (sut)
 
 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Mohammad Sofi`i

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top