Klaim JHT naik 7,8% di Jatim, Bali & Nusa Tenggara

 
News Editor
News Editor - Bisnis.com 13 September 2011  |  18:02 WIB

 

SURABAYA: Para tenaga kerja di Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara harus meningkatkan kewaspadaannya. PT Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kantor Wilayah VI yang membawahi ketiga daerah tersebut mencatat klaim santunan Jaminan Hari Tua (JHT)per agustus 2011 naik 7,8% dibanding periode yang sama tahun lalu.
 
Rully Wijaya, kepala bagian pengendalian pelayanan PT Jamsostek (persero) Kanwil VI menyatakan klaim santunan jaminan hari tua (JHT) memiliki korelasi dengan pemutusan hubungan kerja (PHK). 
 
"Para tenaga kerja yang di PHK, umumnya mengambil santunan JHT yang selama ini mereka tabungkan untuk memenuhi kebutuhan mereka saat tidak lagi memiliki penghasilan," katanya hari ini.
 
Berdasarkan catatan perseroan tersebut, jumlah klaim JHT dari Januari hingga Agustus 2011 mencapai 82.985 kasus, naik 7,8% dibanding periode yang sama tahun lalu yakni sebanyak 76.516 kasus. Sebanyak 67.407 kasus di tahun ini atau setara dengan 81,23% disebabkan karena PHK. Tahun lalu, jumlah total klaim JHT mencapai 109.912 kasus.
 
Adapun, untuk nilai pembayaran santunan JHT, periode Januari-Agustus 2011 telah mencapai Rp505,6 miliar atau naik 15,44% dibanding periode yang sama tahun lalu yakni Rp437,98 miliar. Jumlah total pembayaran santunan JHT tahun lalu mencapai Rp828,5 miliar.
 
Rully mengaku belum mengetahui penyebab pengambilan JHT akibat PHK tersebut. "Perlu dilakukan penelitian mendalam apa penyebab PHK itu. Apakah karena perusahaan tutup, sistem outsourcing, atau tindakan indisipliner dari tenaga kerja itu sendiri," tuturnya. 
 
Tenaga kerja yang berhak mengklaim santunan jaminan hari tua adalah mereka yang mengalami PHK setelah masa kerja minimal  lima tahun dan telah lebih dari sebulan tidak mendapat pekerjaan baru.
 
Klaim santunan JHT terbesar berasal dari kantor Jamsostek cabang Bali I dengan 10.059 kasus, diikuti cabang Sidoarjo dengan 10.172 kasus dan cabang Karimun Jawa, Surabaya dengan 9.285 kasus. (sut)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Bunga Citra Arum N

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top