Tupperware jaring dana Rp320 juta untuk anak kurang mampu

JAKARTA: Perusahaan multi level marketing Tupperware berhasil mengumpulkan sekitar 30.000 karya anak-anak  berupa tulisan/karangan dan gambar yang diapresiasi oleh perusahaan tersebut senilai Rp10.000 satu karya dengan total nilai sekitar Rp320
Zulkarnaini Muchtar
Zulkarnaini Muchtar - Bisnis.com 12 September 2011  |  13:15 WIB

JAKARTA: Perusahaan multi level marketing Tupperware berhasil mengumpulkan sekitar 30.000 karya anak-anak  berupa tulisan/karangan dan gambar yang diapresiasi oleh perusahaan tersebut senilai Rp10.000 satu karya dengan total nilai sekitar Rp320 juta untuk disumbangkan kepada anak-anak kurang beruntung di Indonesia.Pelaksanaan program yang bertajuk Tupperware Children Helping Children 2011 itu berlangsung pada  Maret-Juni 2011.Jumlah karya tersebut mencapai tiga kali lebih banyak dari jumlah karya yang terkumpul pada yang sama pada 2010 .Dari karya yang telah terkumpul itu, diapresiasi Tupperware dengan mewujudkan dalam bentuk donasi berupa 40 set komputer & printer dan buku-buku pengetahuan umum  senilai total Rp329,64 juta.“Kami gembira anak-anak Indonesia semakin memiliki rasa kepedulian yang ditunjukan bagi teman-temannya yang kurang beruntung. Melalui program Tupperware Children Helping Children yang telah berjalan 6 tahun ini, kami secara terus menerus berusaha membangun dan memupuk rasa solidaritas dan kepedulian anak-anak Indonesia terhadap teman-temannyan," kata  Marketing Director Tupperware Indonesia Yanty Melianty.Dia mengharapkan dengan perilaku positif dan rendah hati sejak usia dini  akan membentuk karakter generasi muda yang berkualitas di masa mendatang.Donasi tersebut akan diberikannya ke-20 sekolah/yayasan anak terlantar guna mengembangkan pendidikan yang terlantar.Sementara untuk pemilihan sekolah/yayasan anak terlantar yang akan mendapatkan donasi hasil program itu, katanya,  pihak Tupperware Indonesia telah bekerjasama dengan para distributor Tupperware di seluruh Indonesia dan lembaga ACT (Aksi Cepat Tanggap).(api) 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Lingga Sukatma Wiangga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top