RI-Thailad sepakati tingkatkan volume perdagangan

JAKARTA:Pemerintah Indonesia dan Thailand menyepakati untuk terus meningkatkan volume perdagangan antara dua negara, dengan menggenjot sektor pertanian, perikanan, energi, dan kepariwisataan.
Martin-nonaktif
Martin-nonaktif - Bisnis.com 12 September 2011  |  13:25 WIB

JAKARTA:Pemerintah Indonesia dan Thailand menyepakati untuk terus meningkatkan volume perdagangan antara dua negara, dengan menggenjot sektor pertanian, perikanan, energi, dan kepariwisataan.

 

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan selama ini hubungan bilateral Indonesia dan Thailand dalam kondisi kuat dan terus berkembang, sehingga diharapkan dengan dilakukannya pertemuan bilateral antaradua negara maka bisa memacu pertumbuhannya di masa mendatang.

 

“Kami bersetuju kerja sama di bidang ekonomi kiranya terus dapat kita tingkatkan,” kata Presiden Yudhoyono saat melakukan pernyataan bersama dengan Perdana Menteri Kerajaan Thailand Yingluck Shinawatra di Istana Merdeka hari ini.

 

Yudhoyono mengatakan total perdagangan RI-Thailand pada tahun 2010 mencapai US$12 miliar atau naik 34 % dari total volume perdagangan pada tahun 2009. Indonesia meyakini di masa mendatang masih ada peluang baru untuk meningkatkan kerja sama di bidang perdagangan tersebut.

 

Di samping itu, tambahnya, baik Indonesia maupun Thailand menggarisbawahi penting kerja sama di bidang pertanian. Indonesia mengharapkan di bidang pertanian, ada peningkatan kerja sama di bidang investasi dan riset.

 

“Kami bertekad antara Indonesia dan Thaland untuk juga bisa menyumbang yang disebut regional food security, dan kerja sama di bidang beras yang sekarang sudah kita jalin. Kita berharap terus dapat dilanjutkan,” kata SBY.

 

Baik Indonesia dan Thailand juga sependapat jika perikanan merupakan sektor yang menjanjikan bagi kerja sama yang saling menguntungkan, dan adanya komitmen untuk mencegah illegal fishing.

 

Sementara, ujar SBY, di bidang energi dan mineral baik Thailand dan Indonesia sepakat untuk terus mencari peluang baru , termasuk energi terbarukan

 

Untuk bidang kepariwisataan, akan terus meningkatkan kerja sama terutama di bidang meeting, incentive, conference, dan exhibition (MICE). Mengingat kedua negara memiliki prospek yang baik di bidang kepariwisataan.(api)

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Lingga Sukatma Wiangga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top