Operator nasional siap gantikan kapal Liberia

JAKARTA: Operator pelayaran nasional siap menggantikan kapal floating storage and offloading (FSO) berbendera Liberia dan berusia tua yang beroperasi untuk mendukung ladang Conocophilips di Indonesia.Pihak Conocophilips sendiri diketahui sedang membuka
Ria Indhryani
Ria Indhryani - Bisnis.com 31 Mei 2011  |  12:58 WIB

JAKARTA: Operator pelayaran nasional siap menggantikan kapal floating storage and offloading (FSO) berbendera Liberia dan berusia tua yang beroperasi untuk mendukung ladang Conocophilips di Indonesia.Pihak Conocophilips sendiri diketahui sedang membuka tender pra qualifikasi kembali setelah tender yang dilakukan pada tahun lalu gagal menunjuk pemenang, meskipun sempat dilakukan tender ulang.Komisaris Utama PT Trada Maritime, Tbk Darmansyah Tanamas mengatakan kesiapan operator kapal nasional untuk menggantikan kapal yang sudah berusia 44 tahun tersebut tidak perlu diragukan.Dia menjelaskan seharusnya kapal FSO tersebut sudah keluar dari perairan Indonesia sejak 7 Mei 2011 seiring berakhirnya tenggat waktu penggunaan kapal berbendera asing di Indonesia sesuai dengan UU No. 17/2008 tentang Pelayaran.Namun, kini operatornya belum mengganti bendera kapal tersebut dari Liberia menjadi kapal berbendera Merah Putih, sementara tender yang diselenggarakan pada tahun lalu gagal menghasilkan pemenang sehingga sekarang dibuka tender baru.Setahu saya, memang tender FSO Conoco untuk menggantikan FSO Intan kembali dibuka. PQ pada 6 Juni 2011. Dulu memang sempat ada tender, tetapi dibatalkan dan tidak ada pemenang yang ditunjuk, ujarnya hari ini/FSO Intan merupakan kapal berbendera Liberia dengan operator Tasik Madu dan dimiliki oleh Tanker Pasific. Berdasarkan data Kemenhub, kapal itu disewa tanpa memiliki batas waktu yang jelas. Kapal buatan 1968 berbobot 178.604 DWT tersebut disewa oleh ConocoPhilips untuk beroperasi di kawasan perairan Belida, Natuna, Kepulauan Riau. Berdasarkan catatan Bisnis, awalnya kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) tersebut diketahui membuka tender prakualifikasi pengadaan kapal untuk menggantikan FSO Intan pada Januari 2010. Sebanyak 30 perusahaan pelayaran nasional mengajukan penawaran, bahkan jumlah peserta tender yang mengikuti tahap prakualifikasi itu merupakan yang terbanyak dibandingkan tender-tender sebelummnya.Dari 30 peserta tender, tercatat 24 perusahaan sebagai pemain baru di sektor FSO dan enam pemain lama. Adapun pemain lama itu adalah PT Berlian Laju Tanker, PT Duta Marine, PT Trada Maritim, PT Equinoc, PT Pelayaran Eka Nuri, dan PT Antar Buwana Pertala. Sumber Bisnis di pelayaran menyebutkan dalam tender tersebut, dua perusahaan dinyatakan lolos yakni PT Pertamina Tongkang dan operator eksisting Tasik Madu. Tender itu terpaksa diulang karena peserta yang lolos tidak memenuhi quorum.Dalam tender ulang, empat perusahaan dinyatakan lolos prakualifikasi yakni PT Pertamina Tongkang, PT Suprako, PT Trada Maritim dan PT Tasik Madu meskipun saat penutupan tender yakni 11 Agustus 2010, PT Pertamina Tongkang mengundurkan diri.Conocophilips juga sedang menggelar tender pengadaan kapal LPG FSO. Berdasarkan dokumen lelang, tender ITU sudah diumumkan sejak semester 1/2009 dengan kontrak sewa (time charter) 15 tahun plus 2 tahun.Tercatat tiga perusahaan luar negeri yang menjadi partner perusahaan pelayaran di Indonesia lolos pada tahap prakualifikasi. Ketiganya adalah M3Energy Berhad yang berbasis di Malaysia digandeng oleh PT Pertamina Tongkang (FTK). Dua perusahaan asing lainnya adalah BW Offshore berbasis di Bermuda dan digandeng oleh PT Equinox dan BM Offshore N.V., perusahaan Belanda yang bermitra dengan PT Aqua-ria Shipping. (mfm)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top