Sucaco pertimbangkan terbitkan obligasi

JAKARTA: PT Supreme Cable Manufacturing&Commerce Tbk (Sucaco) membuka opsi penerbitan obligasi untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan dan kenaikan harga bahan baku. Wakil Direktur Utama Sucaco Bayu A. Soepono mengatakan hingga saat ini perseroan
M. Sofi’I
M. Sofi’I - Bisnis.com 27 Mei 2011  |  09:29 WIB

JAKARTA: PT Supreme Cable Manufacturing&Commerce Tbk (Sucaco) membuka opsi penerbitan obligasi untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan dan kenaikan harga bahan baku. Wakil Direktur Utama Sucaco Bayu A. Soepono mengatakan hingga saat ini perseroan belum melakukan kajian terkait dengan penerbitan surat utang (obligasi), tetapi tidak menutup kemungkinan untuk melakukan hal itu jika memang diperlukan. Dia menambahkan perseroan juga mengajukan persetujuan kepada pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) untuk dapat menjaminkan sebagian asetnya untuk keperluan itu. Kalau memang dibutuhkan kami akan ajukan pinjaman atau obligasi, tetapi ini sifatnya masih antisipatif. Untuk itu, dalam RUPSLB hari ini kami minta persetujuan pemegang saham untuk penjaminan sebagian aset. Jadi, jika memang nanti diperlukan, kami sudah mendapat persetujuan penjaminan aset dari pemegang saham, ujarnya hari ini. Direktur Keuangan Sucaco Nicodemus M. Trisnadi menambahkan hingga Maret 2011 jumlah utang perusahaan yang bergerak di industri kabel itu mencapai Rp339 miliar kepada PT Bank Mandiri Tbk. Pinjaman itu bersifat overdraft. Adapun alokasi dana belanja modal (capital expenditure/capex) perseroan pada tahun ini sebesar Rp20 miliar dan berasal dari dana kas internal. Dana itu akan digunakan untuk penambahan mesin minor dan peremajaan mesin. (luz)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top