Pemerintah bentuk dana pendidikan

JAKARTA: Pemerintah merealisasi pembentukan Dana Abadi Pendidikan sebesar Rp1 triliun sebagai sumber pendapatan untuk beasiswa dan biaya rehabilitasi fasilitas pendidikan.Ketua Pusat Investasi Pemerintah (PIP) Soritaon Siregar mengatakan dana tersebut
News Editor
News Editor - Bisnis.com 29 Desember 2010  |  09:35 WIB

JAKARTA: Pemerintah merealisasi pembentukan Dana Abadi Pendidikan sebesar Rp1 triliun sebagai sumber pendapatan untuk beasiswa dan biaya rehabilitasi fasilitas pendidikan.Ketua Pusat Investasi Pemerintah (PIP) Soritaon Siregar mengatakan dana tersebut akan didepositokan di salah satu bank BUMN dengan bunga 7% dengan tenor 1 tahun.PIP berencana untuk mengalirkan hasil bunga tersebut sedangkan alokasi dananya akan ditetapkan oleh Komite Pendidikan Nasional.Pada tahap awal, Dana Abadi Pendidikan ini akan dikelola oleh PIP sambil menunggu berdirinya Badan Layanan Umum (BLU) khusus pengelola dana tersebut sebagaimana diatur dalam KMK Nomor 490/KMK.05/2010 pada 20 Desember 2010.Selama PIP mengelola dana tersebut, seluruh hasil kelolaannya tidak akan digunakan untuk biaya operasional PIP, katanya dalam konferensi pers hari ini.Soritaon mengatakan pelaksanaan pengelolaan dan pertanggungjawaban Dana Abadi Pendidikan oleh PIP ini diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 238/KMK.011/2010 pada 21 Desember 2010.Selanjutnya saat BLU khusus pendidikan ini berdiri, Dana Abadi Pendidikan dan seluruh hasil kelolaannya akan dipindahbukukan dari PIP ke BLU tersebut.Pada tahun depan, alokasi Dana Abadi Pendidikan akan ditambah Rp1 triliun lagi. Sayangnya hingga akhir tahun ini, dana yang dialokasikan APBN-P 2010 tersebut belum juga cair.Selain itu, belum ada satu pun rencana program yang diajukan Komite Pendidikan Nasional. Rencananya, dana itu akan dialirkan kepada 18 Kementerian/Lembaga yang mempunyai program pendidikan. Jika tidak direalisasikan, lanjutnya, bunga deposito yang mulai didapat pada bulan depan itu akan didepositokan kembali.(mmh)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Intan Permatasari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top