Auto2000 siapkan belanja modal Rp800 miliar

JAKARTA: PT Astra International Tbk-Toyota Sales Operation (Auto2000) menyiapkan belanja modal (capital expenditure) sebesar Rp800 miliar pada 2011, naik dari tahun ini sekitar Rp700 miliar, untuk mendukung ekspansi jaringan penjualan.
manda | 29 Desember 2010 06:52 WIB

JAKARTA: PT Astra International Tbk-Toyota Sales Operation (Auto2000) menyiapkan belanja modal (capital expenditure) sebesar Rp800 miliar pada 2011, naik dari tahun ini sekitar Rp700 miliar, untuk mendukung ekspansi jaringan penjualan.

Secara kumulatif, total belanja modal yang dikucurkan Auto2000 dalam 2 tahun (2010-2011) diperkirakan mencapai Rp1,5 triliun.

CEO PT Astra International Tbk-Toyota Sales Operation Jodjana Jody mengatakan alokasi belanja modal Rp800 miliar tersebut akan ditujukan untuk menambah sekitar 15 outlet baru yang tersebar di sejumlah daerah, seperti Jakarta, Jawa Barat, Bali, Lampung, Sumatra Selatan, dan Kalimantan.

Dengan investasi baru di tahun depan, ini menunjukkan kami tetap optimistis pasar otomotif akan tetap tumbuh, meski memang isu kenaikan pajak kendaraan bermotor dan penerapan kebijakan pembatasan bahan bakar minyak subsidi menjadi perhatian, katanya hari ini.

Sepanjang tahun ini, Auto2000 telah merealisasikan pembukaan tujuh outlet dari 10 outlet yang direncanakan. Adapun tiga outlet tersisa, termasuk rencana penambahan jaringan baru di Padang, akan direalisasikan pembangunannya pada tahun depan.

Saat ini, Auto2000 memiliki 140 jaringan penjualan, 90% di antaranya hadir dengan standar layanan 3S (sales, service, spare part). Hingga Desember ini, Auto2000 optimistis mengantongi penjualan sebanyak 220.000 unit, naik 49,1% dibandingkan dengan tahun lalu sekitar 147.527 unit. Angka ini menjadi rekor baru penjualan Auto2000 selaku distributor kendaraan Toyota di Indonesia.

Seiring pasar mobil yang terus berkembang, Auto2000 telah empat kali mengerek naik target penjualan pada tahun ini.

Pada awal 2010, Auto2000 mematok penjualan 170.000 unit, lalu direvisi menjadi 190.000 unit (Juni), selanjutnya dinaikkan lagi menjadi 200.000 unit pada Oktober, hingga akhirnya menembus 220.000 unit di pengujung tahun.

Sampai dengan posisi November, Auto2000 telah melego sebanyak 200.469 unit dan khusus Desember ini diyakini mencatat penjualan sekitar 19.500 unit.

Jodjana mengakui penyesuaian target penjualan tersebut dilakukan seiring meningkatnya pasar mobil pada tahun ini yang merupakan pemulihan dari kondisi 2009. Untuk tahun depan, Auto2000 membidik angka penjualan sebesar 220.000 unit, atau relatif sama dengan pencapaian tahun ini. (hl)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top