Planetarium siapkan film 3D bertema astronomi

Inria Zulfikar | 29 Desember 2010 02:05 WIB

JAKARTA: Planetarium Jakarta berencana menyediakan pertunjukan film tiga dimensi (3D) bertema astronomi pada 2011. Film 3D tersebut akan menggantikan pertunjukan citra ganda yang kurang diminati masyarakat.

"Citra ganda hanya slide, berupa slide-slide saja yang diberi narasi. Sudah kami hentikan sejak lama karena menyerap aspirasi masyarakat, kurang menarik," kata Kepala Seksi Teknik Planetarium Jakarta Ameer Fatwa hari ini.Rencana pembuatan film 3D tersebut, kata Ameer, tinggal menunggu persetujuan DPRD DKI Jakarta. "Karena dana yang mesti eikuluarkan juga harus atas persetujuan DPRD," katanya.

Jika disetujui, pengunjung Planetarium Jakarta yang terletak di Komplek Taman Ismail Marzuki (TIM), dapat menyaksikan dua jenis pertunjukan, yakni pertunjukan teater bintang dan film 3D. Untuk pertunjukan teater bintang memang sudah digelar sejak Planetarium dibuka pertama kali pada 1969.Pengunjung teater bintang dapat merasakan bertualang ke Galaksi Bimasakti dalam ruangan teater simulasi.

Ameer mengatakan pertunjukan yang digelar oleh Planetarium bertujuan untuk memperkenalkan tata surya kepada masyarakat, khususnya anak-anak.

Karena itulah, pertunjukan teater bintang yang disajikan selama ini terkesan membosankan bagi orang dewasa.

"Kita tayangkan tetap konsumsi untuk anak-anak. Kita batasi sampai tata surya karena mereka lebih mengenal tata surya. Kita tidak memberikan lebih supaya mereka mengerti," kata Ameer.

Selain itu, lanjut Ameer, mesin yang dimiliki Planetarium untuk mengoperasikan teater semacam teater bintang masih terbatas dalam segi jumlah dan kemampuan. "Kemampuan mesin kita memang masih dalam renovasi,"katanya.

Meskipun demikian, Ameer mengatakan bahwa animo masyarakat terhadap Planetarium Jakarta masih cukup besar, terutama bagi masyarakat yang tinggal di luar Jakarta. Pengunjung Planetarium sebagian besar adalah rombongan pelajar SLTP atau SLTA. Pada waktu liburan sekolah seperti sekarang ini, jumlah pengunjung dapat meningkat dua kali lipat.

"Hari biasa, dengan kapasitas kursi 350 orang, sehari empat kali pertunjukan, bisa datang pengunjung sebanyak 1.200 orang. Kalau hari libur biasanya lima kali pertunjukan, jadi lebih dari 1.700 orang," katanya.(api)

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup