Apersi gagal capai target pembangunan rumah

JAKARTA: Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) tahun ini gagal mencapai target pembangunan rumah sejahtera dikarenakan adanya perubahan pola subsidi baru yang diterapkan oleh pemerintah.
Zufrizal
Zufrizal - Bisnis.com 29 Desember 2010  |  10:03 WIB

JAKARTA: Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) tahun ini gagal mencapai target pembangunan rumah sejahtera dikarenakan adanya perubahan pola subsidi baru yang diterapkan oleh pemerintah.

Eddy Ganefo, Ketua Umum Apersi, menyatakan dari 85.000 unit rumah yang ditargetkan akan dibangun oleh asosiasi itu pada tahun ini, yang terealisasi hanya 35.000-40.000 unit saja."Di awal tahun, Apersi menargetkan pembangunan 100.000 unit rumah sejahtera, sekitar bulan keempat kami adakan penyesuaian menjadi 85.000 unit karena pemerintah mengumumkan akan ada perubahan subsidi pola baru, yang tercapai hanya 35.000-40.000 unit saja," ujarnya saat dihubungi Bisnis, hari ini.Menurut dia, sejak adanya pengumuman perubahan pola subsidi yang dilakukan oleh pemerintah, turunnya, kredit pemilikan rumah (KPR) dari bank menjadi tersendat. Ketika KPR ditahan oleh pihak bank, maka pengembang juga memperlambat produksinya sehingga target tidak tercapai.Pada tahun depan, Apersi akan berusaha untuk meningkatkan kinerja dengan menaikkan target sebesar 20% dari angka 85.000 unit. (zuf)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top