Anggota Setgab yang tak nyaman bisa keluar

JAKARTA: Ketua Fraksi Partai Demokrat Djafar Hafsyah menegaskan bagi anggota Setgab yang sudah merasa tidak nyaman dengan keberadaan partainya di kelompok itu dapat ke luar secara sepihak."Bila memang sudah tidak welcome dapat keluar secara sepihak tanpa
News Editor | 29 Desember 2010 12:59 WIB

JAKARTA: Ketua Fraksi Partai Demokrat Djafar Hafsyah menegaskan bagi anggota Setgab yang sudah merasa tidak nyaman dengan keberadaan partainya di kelompok itu dapat ke luar secara sepihak."Bila memang sudah tidak welcome dapat keluar secara sepihak tanpa perlu dibawa ke pengadilan," ujarnya dalam Refleksi Akhir Tahun PD hari ini.Pernyataan ini menyusul adanya kritik dari beberapa partai anggota Setgab terhadap dominasi Demokrat dan Golkar yang berujung pada wacana pembentukan poros tengah.Anggota Komisi V ini mengatakan bahwa setgab dibentuk sebagai suatu varian presidensial yang multi partai untuk mengakomodir dan mendiskursuskan kebijakan strategis bukan hanya di pemerintahan tetapi juga di parlemen.Sementara itu, Sekjen PD Saan Mustopa juga menegaskan kepada anggota Setgab untuk komitmen terhadap keputusan koalisi. "Jangan sampai sudah final di setgab, tapi di parlemen di mentahkan lagi."Menurutnya, sikap tersebut harus dipertanyakan dalam keberadaannya di Koalisi Setgab. Sebab, sebagai penentu arah kebijakan, setgab harus utuh tidak hanya di eksekutif tetapi juga legislatif."Koalisi itu kesepakatannya di eksekutif dan legislatif, jangan hanya mau enak sendiri. Kalau hanya koalisi di eksekutif perlu dipertanyakan komitmennya."Penegasan tersebut terkait dengan sikap sejumlah politikus di Setgab, khususnya PKS yang mengaku hanya berkoalisi dengan SBY, bukan Demokrat. (tw)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Nadya Kurnia

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top