Multifiling siapkan ekspansi Rp16,74 miliar

JAKARTA: PT Multifiling Mitra Indonesia Tbk mengalokasikan dana sekitar Rp16,74 miliar dari hasil penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) untuk mengembangan bisnis perseroan di luar Jawa.Presiden Direktur Multifiling Mitra Indonesia Sylvia
News Editor | 28 Desember 2010 14:20 WIB

JAKARTA: PT Multifiling Mitra Indonesia Tbk mengalokasikan dana sekitar Rp16,74 miliar dari hasil penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) untuk mengembangan bisnis perseroan di luar Jawa.Presiden Direktur Multifiling Mitra Indonesia Sylvia L. Kertawihardja mengatakan perseroan akan melebarkan bisnis baru dengan membuka sejumlah kantor cabang di tujuh daerah dalam kurun waktu dua tahun mendatang."Sekitar 65% dana IPO ini akan kita pakai untuk pengembangan gudang dan penyimpanan dokumen baru, baik di Jawa maupun keluar Jawa. Sekitar 50% dana pengembangan kita pakai untuk ekspansi di luar jawa," ujarnnya di Jakarta hari ini.Adapun 35% atau sekitar Rp18,03 miliar akan digunakan untuk memperkuat struktur belanja modal perseroan tahun mendatang.Ekspansi usaha yang dilakukan Multifiling hingga akhir 2012 diantaranya mencakup pengembangan gudang dan dokumen di wilayah seperti Balikpapan Kalimantan Timur, Makasar Sulawesi Selatan, Palembang Sumatera Selatan dan Pekanbaru Riau."Kami juga akan kembangkan di Denpasar Bali. Total selama dua tahun ada tujuh daerah, termasuk di Semarang Jawa Tengah," tuturnya.Dengan ekspansi ini, lanjutnya perseroan akan memiliki sedikitnya 11 kantor operasional secara nasional yang melayani jasa kosnultan manajemen dan kearsipan hingga tahun mendatang. "Saat ini kantor kami baru di Jakarta, Bandung, Medan dan Surabaya," tambahnya.Mengenai proyeksi kinerja keuangan perseroan pascaaksi korporasi ini, Sylvia memperkirakan pendapatan pada 2011 akan mencapai Rp50 miliar, tumbuh 25% dibandingkan dengan pencapaian tahun ini sekitar Rp40 miliar.Adapun laba bersih yang akan diraup perseroan diprediksi tumbuh 36% atau mencapai Rp13,6 miliar, dibandingkan dengan 2010 senilai Rp10 miliar. Anak usaha PT Multipolar Tbk ini resmi tercatat di lantai bursa kemarin dengan melepas 257,58 juta lembar saham atau setara 34% kepemilikannya kepada publik.Pada perdagangan perdana kemarin, harga saham Multifiling langsung melesat 70% hingga menembus batas atas (autoreject) di level harga Rp340 dari harga pembukaannya Rp200. Saham Multifiling diperdagangangkan dengan kode saham MFMI dan tercatat di papan pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai emiten ke-23 sepanjang 2010.Direktur Utama BEI Ito Warsito menuturkan Multifiling menutup rangkaian panjang perusahaan yang menggelar IPO di lantai bursa sepanjang tahun ini. Dengan tercatatnya Multifiling, nilai kapitalisasi pasar bursa mencapai Rp3.209,42 triliun. (bsi)

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Puput Jumantirawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top