Sinergi Demokrat dengan PDIP wajar

JAKARTA: Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo mengatakan sinergi strategis antara Partai Demokrat dan partainya sangat wajar dilakukan menjelang Pemilu 2014 kendati PDIP terus membangun komunikasi politik dengan partai lain.
News Editor | 28 Desember 2010 14:32 WIB

JAKARTA: Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo mengatakan sinergi strategis antara Partai Demokrat dan partainya sangat wajar dilakukan menjelang Pemilu 2014 kendati PDIP terus membangun komunikasi politik dengan partai lain.

"Wajar kalau menjelang Pilpres nanti lebih mengerucut pada pilihan parpol untuk bersinergi strategis," kata Tjahjo kepada wartawan hari ini. Pernyataannya itu dikeluarkan menanggapi sinyal positif dari Partai Demokrat untuk bekerja sama dalam Pemilihan Presiden 2014. Namun Tjahjo menjelaskan PDI Perjuangan tetap membangun komunikasi politik dengan semua partai politik. Komunikasi itu, ujarnya, dibangun mulai dari tingkat pusat, daerah atau fraksi di DPR agar tetap proporsional. "Setiap parpol mempunyai hak dan kewajiban yang sama. Soal ada yang intensif dan yang tidak dari kaca mata memandangnya saja," jelas anggota Komisi I DPR ini. Dia menegaskan parpol yang dibesarkan mantan Presiden Megawati Sukarnoputri itu mengaku tidak membeda-bedakan parpol manapun. Terkait siapa calon presiden dan wakil presidennya untuk Piklpres 2014 nantinya, belum ada pembicaraan. "Saat ini PDI Perjuangan sedang melakukan konsolidasi dan persiapan pemilu legislative."Sebelumnya, politikus senior PDI Perjuangan Taufik Kiemas mengaku partainya lebih tertarik untuk menjalin kerja sama dengan Partai Demokrat. (tw)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Nadya Kurnia

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top