Kabar Makassar: Perbaikan pasar Butung ditanggung pedagang

MAKASSAR: Berikut ini adalah ringkasan berita utama di kawasan timur Indonesia yang dimuat sejumlah surat kabar di Makassar, a.l Pedagang sayuran merugi, Perbaikan pasar butung ditanggung pedagang, Stok BBM cukup hingga 2 Januari, Kejati diminta serius
News Editor | 27 Desember 2010 05:06 WIB

MAKASSAR: Berikut ini adalah ringkasan berita utama di kawasan timur Indonesia yang dimuat sejumlah surat kabar di Makassar, a.l Pedagang sayuran merugi, Perbaikan pasar butung ditanggung pedagang, Stok BBM cukup hingga 2 Januari, Kejati diminta serius Usut pungli Pabaengbaeng, Anggaran jalan-jalan DPRD Makassar Rp7 miliar.

 

Pedagang sayur merugi: Pedagang sayur di Kota Makassar kemarin mengeluhkan merugi lantara dagangan mereka rusak. Kondisi ini disebabkan oleh cuaca ekstrem.

Menurut Ismail, pedagang cabai di Pasar Panaikang, Jalan Urip Sumohardjo, sekitar 2 kilogram cabai miliknya saban hari busuk. Cabai daganagnya juga tidak lagi ludes dalam dua hari. Padahal tiap hari ia memborong paling sedikit 30 kilogram cabai dari Kabupaten Enrekang dan Camba. (Sumber: Koran Tempo Makassar)

 

Perbaikan pasar butung: Kerusajan pasar grosir Butung, Kota Makassar, akibat kebakaran mulai diperbaiki. Biaya awal perbaikan ditanggung oleh pengelola pasar. Nantinya biaya ini dibebankan kepada para pedagang.

â€Pengelola dulu yang tanggung biayanya, nanti kemudian dihitung berapa total biayanya,†kata Mustafa Gani, pengelola pasar butung, kemarin sore, melalui sambungan telepon. (Sumber: Koran Tempo Makassar)

 

 

Stok BBM: Jelang pergantian tahun, PT Pertamina Regional Makassar tidak melakuka penambahan stok bahan bakar minyak (BBM). General Manager Pertamina Regional Makassar, Ferdy Novianto, Minggu 26 Desember menjelaskan, pihaknya tidak melakuka penambanhan stok karena penggunaan BBM di wilayah Makassar selama ini normal saja. Menurutnya, stok BBM saat ini sekitar 18.200 kiloliter (KL) dan diperkirakan cukup hingga 2 Januari 2011.

Stok BBM pertaminan saat ini kata Ferdy sangat bagus, sehingga tidak ada keraguan akan adanya kelangkaan BBM pada saat malam pergantian tahun. Pemakaian BBM di wilayah pemasaran Makassar untuk jenis premium sekira 1,800 KL perhari, dan untuk solar 800 KL per hari. â€Pasokan kita normal saja mas, tidak ada penambahan karena stok kita saat ini masih cukup untuk tujuh hari ke depan,†jelas Ferdy. (Sumber: Fajar)

 

 

 

Pungli Pabaengbaeng: Penyidik kejaksaan Tinggi Sulsel dinilai tidak memiliki keseriusan dalam menuntaskan kasus dugaan punutan liar (Pungli) Pasar Pabaengbaeng. Kejati bahkan dinilai mengulur-ulur proses pelimpahan berkas tersangka ke Pengedalian Negeri Makassar. Dalam kasus ini, jaksa telah menempatkan Direktur Perusahaan Daerah Pasar Makassar Raya, Djamaluddin Yunus, sebagai tersangka.

Indikasi ketidak seriusan, sejak diwacanakan dilimpah ke Pengadilan Negeri Makassar september lalu, hingga saat ini kejati belum juga melimpahkan berkas pungli Pabaengbaeng yang merugikan negara Rp 800 juta ke PN Makassar. Padahal berkas tersangka bahkan penyusunan surat dakwaan sudah dirampungkan penyidik. (Sumber: Fajar)

 

 

Anggaran jalan-jalan DPRD: Anggota DPRD Kota Makassar mendapat alokasi anggaran kurang lebih Rp7 miliar untuk berkunjung ke luar daerah. Anggaran untuk â€Jalan-jalan†ini dibagi ke dalam beberapa nomenklatur anggaran.

Untuk biaya studi banding tiap ada pembahasan, wakil rakyat Makassar mendapat alokasi anggaran Rp 1,3 miliar. Studi banding ini dilakukan 33 kali sesuai dengan prakiraan kegiatan yang akan dilakukan DPRD selama 2011. (Sumber: Tribun Timur)

 

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Rezza Aji Pratama

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top