Kabar Jatim: Pasok sayur dari Bromo terganggu

SURABAYA: Berikut adalah berbagai berita yang menjadi sorotan sejumlah media di Jatim, antara lain tentang terganggunya pasok sayur mayur di Jatim akibat debu Bromo, potensi terus melebarnya tanggul lumpur porong yang jebol, dan sesaknya Bandara Juanda
News Editor | 27 Desember 2010 05:16 WIB

SURABAYA: Berikut adalah berbagai berita yang menjadi sorotan sejumlah media di Jatim, antara lain tentang terganggunya pasok sayur mayur di Jatim akibat debu Bromo, potensi terus melebarnya tanggul lumpur porong yang jebol, dan sesaknya Bandara Juanda oleh pemudik Natal serta penonton AFF di Malaysia.

SAYUR BROMO: Debu Bromo yang telah sebulan ini terus mengguyur Jawa Timur bagian timur, mengganggu panen tanaman buah dan sayur di kawasan itu, seperti kentang, sayur mayur hijau, bunga kol, dan sebagainya.  Hal tersebut telah membuat harga komditas yang dipasok ke kota-kota besar di Jawa, telah melambung hingga 30%. (Kompas Jatim)ANGKET DPRD: DPRD Surabaya akan segera membahas usulan hak angket terkait penyaluran dana hibah Jaring Aspirasi Masyarakat. Rapat Badan Musyawarah DPRD Surabaya untuk membahas usulan itu direncanakan pekan ini. Koordinator hak angket, Blegur Prijanggono mengaakan sudah 35 orang yang menandatangani hak angket itu.  Usulan itu dilayangkan karena kecewa 348 proposal hibah Jasmus senilai Rp42,3 miliar ditolak pemerintah, dari 717 propsal senilai total Rp52 miliar. (Kompas Jatim)TANGGUL JEBOL: Jebolnya tanggul penahan lumpur Lapindo, Sidoarjo, Jawa Timur pada titik 80, pekan lalu, diprediksi akan meluas karena kolam penampungan tak mampu lagi menahan tekanan dari kolam penampungan.  Ahli geologi ITS Surabaya Amien Widodo mengatakan jebol di sisi Timur kolam penampungan akan terus meluas karena material sebagian besar di daerah itu adalah lumpur dengan dominasi air. "Potensi melebarnya jebolan sangat mungkin terjadi, karena air genangan terus mengisi celah-celah kapiler tanah, ditambah lagi amblesnya tanah sepanjang 300 meter," katanya saat dikonfirmasi, Minggu (26/12). (Bisnis Indonesia Jatim & Bali)JUANDA SESAK: Puncak lonjakan arus mudik di Bandara Juanda pada liburan Natal tahun ini, diperkirakan telah terjadi pada 23 Desember, sementara untuk liburan Tahun Baru diprediksi memuncak pada 30 Desember. Jumlah penumpang di juanda pada hari itu, mencapai 41.049 orang, naik dibandingkan hari sebelumnya 35.784 orang. Sementara itu, puncak arus balik diprediksi erjadi pada 2 Januari. (Bisnis Indonesia Jatim & Bali)GESER KE TIMUR: Rancangan tol tengah kota terus berubah. Mohammad Anwar, anggota Komisi A DPRD Surabaya, yang turut berkonsultasi dengan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Kementrian PU, di Jakarta, Selasa (21/12), mengatakan agar proyek itu terlaksana tanpa mengorbankan jalur hijau, maka akan digeser.Menurut Anwar, proyek akan digeser ke arah Timur 20-30 meter, hingga berada di atas rel KA. (Jawa Pos)ANGKAT TANGAN: Harapan untuk menikmati kenyamanan di jalan tol Gresik-Surabaya sepertinya sulit terwujud. Bahkan, investor jalan bebas hambatan itu justru menyerah dan mengaku tak mampu lagi meningkatkan kualitas jalan itu.  Pengelola jalan itu, PT Margabumi Matraraya (MBM) menyatakan sudah berusaha maksimal, namun kondisi geologis tanah memang selalu bergerak, sehingga sulit dipadatkan. Di satu sisi, kondisi ol memang terlihat tak sesuai standar keamanan, dimana tidak ada jalur tenagh pembatas jalan, di sisi lain pengguna jalan juga seringkali melanggar batas muatan, karena jalur tersebut adalah jalur industri. (Jawa Pos)

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Rezza Aji Pratama

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top