Kontraktor minta perpanjangan waktu selesaikan proyek

JAKARTA: Gapensi mengungkapkan banyak kontraktor di daerah meminta pemerintah untuk memperpanjang masa penyelesaian proyek, karena banyak pekerjaan yang tidak selesai tepat waktu karena pengaruh cuaca.
Zufrizal | 27 Desember 2010 11:39 WIB

JAKARTA: Gapensi mengungkapkan banyak kontraktor di daerah meminta pemerintah untuk memperpanjang masa penyelesaian proyek, karena banyak pekerjaan yang tidak selesai tepat waktu karena pengaruh cuaca.

Ketua Umum Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Seluruh Indonesia (Gapensi) Soeharsojo mengatakan permohonan itu disampaikan para kontraktor karena jika tidak, mereka bakal terkena sanksi berupa penalti.Menurut dia, cuaca yang tidak menentu saat ini seperti musim hujan sangat berpengaruh terhadap penyelesaian proyek yang harusnya rampung akhir tahun ini."Permohonan kontraktor di daerah kepada pemerintah itu, dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum, sudah kami sampaikan sekitar awal bulan ini. Namun, hingga kini belum ada jawaban," ujar Soeharsojo dalam penjelasan akhir tahun Gapensi, hari ini.

Kepala Badan Pembinaan Konstruksi (BPK) Kementerian Pekerjaan Umum Bambang Goeritno mengatakan keterlambatan penyelesaian konstruksi kontrak pleh kontraktor sangat tergantung pada karakteristik daerah setempat dan jenis bangunan yang dikerjakan, masing-masing kontrak berbeda.Untuk itu, lanjut dia, pemberian dispensasi atau kelonggaran bagi kontraktor yang tidak mampu menyelesaikan kontraknya karena kondisi cuaca tidak bisa diberlakukan sama pada semua proyek tetapi harus dinilai satu per satu."Jadi harus dilihat per kasus, karena masing-masing proyek dikerjakan di daerah berbeda dengan jenis pekerjaan yang berbeda. Pemberian dispensasi tidak bisa dilakukan dengan sebuah surat edaran menteri yang berlaku untuk semua proyek," katanya kepada Bisnis.Dia menuturkan kewenangan untuk menilai dan memberikan dispensasi tersebut berada pada satuan kerja di daerah-daerah melalui serangkaian pemeriksaan dan pembuktian bahwa keterlambatan penyelesaian kontrak tersebut memang akibat kondisi cuaca. (zuf)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top