Jalan lengang dan ramainya tempat hiburan di liburan Natal

"Lho, sudah sampai," kata Novita secara spontan saat menyambut kedatangan Rahayu di rumahnya di kawasan dekat Tugu Proklamasi, Menteng Jakarta Pusat. Sebab, saudara sepupunya itu belum genap 1 jam telpun dari rumahnya di Ulujami Kebayoran Lama.Novita
Sekretariat Redaksi | 26 Desember 2010 10:07 WIB

"Lho, sudah sampai," kata Novita secara spontan saat menyambut kedatangan Rahayu di rumahnya di kawasan dekat Tugu Proklamasi, Menteng Jakarta Pusat. Sebab, saudara sepupunya itu belum genap 1 jam telpun dari rumahnya di Ulujami Kebayoran Lama.Novita layak terkaget-kaget menyambut tamunya yang datang hari Jumat sore itu, di saat jam pulang kantor. Apalagi hari terakhir menjelang libur akhir pekan itu tingkat kemacetan lalu lintas pada pagi dan sorenya lebih tinggi. Biasanya Rahayu dengan mengendari mobil sendiri, dari rumahnya melewati jalan kawasan Cipulir, Kebayoran Lama, Pakubuwono, Universitas Mustopo, Semanggi, dan Bunderan HI, yang menjadi langganan terjadi kemacetan itu dia perlu waktu lebih dari 1,5 jam. Memang suasana Jakarta pada sore itu hingga tiga hari berikutnya terasa nyaman dan damai, yaitu ketika berlangsung libur bersama menyambut hari raya Natal 2010. Tidak ada orang emosi atau berkata kasar dalam menyikapi kemacetan lalu lintas yang kian parah.Kendati Pemprov DKI Jakarta pada 24 Desember 2010 tidak memberlakukan sistem three ini one (kendaraan berpenumpang minimal 3 orang) di sepanjang Jl Sisingamangaraja-Kota dan Jl Gatot Subroto, tetapi lalu lintas kendaraan di ruas jalan tersebut tetap lancar.Selama tiga hari itu kendaraan dapat melaju dengan kecepatan maksimal untuk di dalam kota, dan hanya tersendat beberapa saat saja di traffic light perempatan jalan, dengan deretan antrean kendaraan yang tidak terlalu panjang.Kecuali di kawasan dekat stasiun dan terminal bus, terlihat ada sedikit kemacetan lalu lintas karena banyaknya aktivitas orang yang hendak mudik untuk menikmati libur bersama keluarga di ke kampung halaman mereka. Suasana yang demikian terlihat di terminal bus antara kota antar provinsi Lebak Bulus maupun stasiun kereta api Tanah Abang dan Senen. Lonjakan penumpang tidak seperti menjelang hari raya Idul Fitri, tetapi jumlahnya tetap banyak.Sementara itu, umat Kristiani di Jakarta dan daerah sekitarnya bergegas memadati semua Gereja yang ada untuk melakukan misa Natal. Mereka dengan busana yang terbaik bersuka cita merayakan hari besar itul dengan mengharapkan berkat dari Tuhan untuk diri dan keluarganya.Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo bersama rombongan anggota Musyawarah Daerah (Muspida) mengunjungi dan mengucapkan selamat Natal kepada jemaat Gereja Kathedral, Gereja GPIB Immanuel di Jakarta Pusat.Selanjutnya rombongan ke Gereja Mawar Saron kompleks Livera Kelapagading Jakarta Utara, Gereja Kristen Indonesia di Kayuputih Raya Jakarta Timur. Gereja Santo Andreas Green Garden Jakarta Barat, dan Gereja Katolik Stephanus Cilandak Jakarta Selatan. Fauzi kepada para jemaat berjanji untuk menjamin keamanan bagi warga Jakarta yang merayakan Natal dan menjaga terjaganya persaudaraan dan toleransi antar umat beragama di Ibu Kota. Jaminan keamanan tersebut dapat diwujudkan secara baik.Situasi keamanan yang kondusif secara umum dapat dirasakan oleh seluruh warga Jakarta, tidak hanya yang merayakan Natal saja. Sehingga bisa menikmati suasana santai yang menyenangkan bersama sanak keluarga ke tempat-tempat hiburan dan rekreasi di Jakarta.Bertepatan dengan masa libur sekolah, pengunjung cukup membludak di kebun binatang Ragunan, Taman Mini Indonesia Indah, Taman Impian Jaya Ancol, Taman Monas, Jakarta Kota Tua, hingga mal dan pusat perbelanjaan di Ibu Kota dan daerah sekitarnya.Seperti halnya Akbar, yang bersama adiknya, Rahma dan Hilya, sudah beberapa hari yang lalu merajuk orang tuanya saat libur cuti bersama menyambut Natal itu akan bermain ke Kidzania di Sudirman Central Business District, Jakarta."Kemarin saya dan adik-adik ke museum di Kota Tua Jakarta dan hari ini ke sini," kata Akbar siswa kelas II sekolah dasar itu saat antre masuk loket tempat rekreasi tematik provesi orang dewasa itu didampingi kedua orang tuanya.Semarak tempat rekreasi dan pusat perbelanjaan itu diperkirakan akan berlangsung hingga akhir pekan depan, ketika tahun sudah berganti dari 2010 menjadi 2011, dan berakhirnya masa liburan sekolah pada 3 Januari 2011. Diantara mereka adalah pengunjung dari luar Jakarta,.Seperti tahun-tahun sebelumnya, suasana kota Jakarta menjadi cooling down besamaan dengan menurunnya tensi aktivitas bisnis dan tingkat kemacetan lalu lintas hingga tahun baru 2011. Tetapi, setelah suasana itu berakhir, Jakarta akan kembali normal dengan kemacetannya. (mrp)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top