Ekspor petrokimia Arab Saudi naik 32%

JEDDAH: Nilai ekspor petrokimia Arab Saudi tumbuh 32% selama kuartal ketiga dibandingkan dengan realisasi ekspor tahun lalu yang dipicu oleh tingginya permintaan di Asia dan Uni Eropa.
News Editor | 26 Desember 2010 14:14 WIB

JEDDAH: Nilai ekspor petrokimia Arab Saudi tumbuh 32% selama kuartal ketiga dibandingkan dengan realisasi ekspor tahun lalu yang dipicu oleh tingginya permintaan di Asia dan Uni Eropa.

Berdasarkan data Departemen Statistik dan Informasi Arab Saudi yang dikutip Bloomberg disebutkan ekspor naik menjadi 9,59 miliar riyal (US$2,56 miliar) dari periode yang sama tahun lalu senilai 7,28 miliar riyal. Arab Saudi yang kini berstatus sebagai pemilik cadangan minyak terbesar dunia mengekspor sebanyak 5,89 juta ton produk petrokimia hingga kuartal ketiga.

Jumlah tersebut lebih tinggi 16% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Volume ekspor itu juga lebih tinggi 9,6% dibandingkan dengan kuartal kedua tahun ini.

Volume ekspor non minyak ke Asia meningkat 13% dibandingkan dengan tahun sebelumnya dengan peningkatan signifikan, yaitu 34% ke Uni Eropa. Arab Saudi berencana menambah lima unit petrochemical cracker dalam 5 tahun mendatang dan akan meningkatkan ekspor produk-produk kimia.

Arab Saudi mengharapkan akan terjadi peningkatan ekspor pada kuartal keempat menyusul terjadinya peningkatan permintaan di Asia. Kerajaan akan melaporkan ekspor petrokimia yang lebih baik pada kuartal keempat dengan permintaan yang mengalami rebound di Asia, kata Abdul Rahman al Zamil, Kepala Pusat Pengembangan Ekspor Arab Saudi pada November.

Menteri Energi Uni Emirat Arab Mohammad bin Dhaen Al Hamli mengatakan beberapa negara Arab, termasuk Uni Emirat Arab kini berinvestasi dalam skala besar di industri petrokimia untuk mengoptimalkan cadangan minyak dan gas buminya.

Negara-negara Arab, termasuk negara-negara eksportir minyak, kini berupaya keras untuk mengembangkan kerjasama ekonomi dan perdagangan, katanya.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top