Australia beri hibah tambahan AUS$5,5 juta

JAKARTA: Australia memberikan bantuan tambahan sebesar AUS$5,5 juta untuk membantu Indonesia pulih dari bencana alam yang baru-baru ini. Bantuan ini untuk pembangunan desa-desa dan rumah-rumah, sementara korban luka bakar akan menerima perawatan.Duta
Inria Zulfikar | 24 Desember 2010 03:28 WIB

JAKARTA: Australia memberikan bantuan tambahan sebesar AUS$5,5 juta untuk membantu Indonesia pulih dari bencana alam yang baru-baru ini. Bantuan ini untuk pembangunan desa-desa dan rumah-rumah, sementara korban luka bakar akan menerima perawatan.Duta Besar Australia Greg Moriarty mengatakan Australia selama ini cepat merespon dengan memberikan bantuan darurat AUS$2,1 juta saat Gunung Merapi meletus dan tsunami di Mentawai. Hibah tambahan ini menjadikan total dukungan Australia sebesar AUS$7,6 juta."Dukungan Australia $5,5 juta untuk masa pemulihan ini akan digunakan untuk dana hibah pada masyarakat yang tertimpa bencana agar dapat menolong diri sendiri, contohnya dengan membangun kembali tempat tinggal dan puskesmas melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat," katanya di Jakarta, hari ini.Selain itu untuk organisasi-organisasi Masyarakat untuk menyediakan tempat penampungan sementara, mata pencaharian dan kegiatan yang mendukung kesehatan mental dan fisik kepada masyarakat sekitar Gunung Merapi. Ini termasuk menyediakan peralatan guna merawat korban luka bakar.Sebagian lagi ditujukan bagi Australia-Indonesia Facility for Disaster Reduction untuk penelitian, memahami dan mendokumentasi kegiatan masyarakat, pemerintah dan organisasi-organisasi masyarakat sebelum, sesaat dan sesudah bencana yang dapat menyelamatkan nyawa dan meminimalisasi kehancuran.Bantuan juga termasuk 600 paket keluarga yang didanai oleh Australia-Indonesia Facility for Disaster Reduction untuk membantu keluarga di Kepulauan Mentawai yang terdiri dari pakaian, peralatan memasak dan mandi.Moriarty mengatakan dukungan lebih lanjut Australia akan membantu mengurangi dampak akibat bencana dan menyelamatkan nyawa. "Indonesia kini menghadapi masa pemulihan dan rehabilitasi jangka panjang. Australia menyediakan bantuan guna mendukung upaya itu," katanya. (bsi)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top