BSM bidik pertumbuhan kredit 30% tahun depan

JAKARTA: Bank Syariah Mandiri (BSM) menargetkan pertumbuhan kredit hingga 30% pada 2011, seiring dengan optimisme pertumbuhan ekonomi di tahun depan.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 24 Desember 2010  |  05:12 WIB

JAKARTA: Bank Syariah Mandiri (BSM) menargetkan pertumbuhan kredit hingga 30% pada 2011, seiring dengan optimisme pertumbuhan ekonomi di tahun depan.

Direktur BSM Zainal Fanani mengatakan target pertumbuhan dibuat berdasarkan prestasi tahun ini yang telah melampaui target Rencana Bisnis Bank (RBB). Hingga 22 Desember pengucuran kredit mencapai 112% dari RBB."Selain itu, target pertumbuhan juga dibuat mengacu pada optimisme economy outlook 2011," kata Zainal di Jakarta, hari ini.Hingga November 2010, kredit yang dikucurkan mencapai Rp22,79 triliun. Sebanyak Rp15,72 triliun di antaranya atau 68,97% disalurkan untuk pembiayaan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), dan sisanya untuk kredit korporasi.Menurut Zainal, BSM akan terus menjaga persentase penyaluran kredit bagi UMKM sebesar 70% dari keseluruhan kredit. Ini membuktikan BSM fokus membantu perekonomian nasional dengan penyaluran kredit UMKM.Nilai plafon kredit mikro di BSM mencapai Rp100 juta, kredit kecil Rp1,5 miliar, dan kredit menegah tidak lebih dari Rp15 miliar. Permintaan kredit di atas nilai tergolong sebagai kredit korporasi.Direktur Utama BSM Yuslam Fauzi mengatakan peningkatan capaian kredit UMKM merupakan perjuangan yang sangat berat, sebab BSM harus menambah sumber daya manusia dan kantor cabang yang cukup banyak."Untuk menyediakan pembiayaan UMKM lebih berkeringat ketimbang pembiayaan korporasi, karena pembiayaan Rp100 juta effort-nya tidak terlalu beda dengan pembiayaan Rp100 miliar," kata Yuslam.Yuslam mengatakan saat ini fokus BSM bukan lagi hanya menyediakan pembiayaan yang halal bagi umat, tapi lebih kepada pembiayaan yang bermanfaat bagi umat dan perkembangan ekonomi nasional.(er)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top