Kalla minta keistimewaan DIY dihargai

JAKARTA: Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta semua kalangan menghargai keistimewaan Yogyakarta yang disandang tanpa mengabaikan proses demokratis berupa perumusan Rancangan Undang-undang Keistimewaan (RUUK) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang
News Editor | 24 Desember 2010 11:59 WIB

JAKARTA: Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta semua kalangan menghargai keistimewaan Yogyakarta yang disandang tanpa mengabaikan proses demokratis berupa perumusan Rancangan Undang-undang Keistimewaan (RUUK) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang tengah digodok di Dewan Perwakilan Rakyat.

"Saya menghargai Keistimewaan Yogya, tetapi juga harus mempertimbangkan undang-undang yang demokratis," ujarnya, saat ditemui di Masjid Sunda Kelapa Jakarta, hari ini.Dirinya berharap adanya solusi yang baik dan mampu menjamin keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). "Tidak saja bagi masyarakat Yogya tapi juga Indonesia," kata Kalla. Namun, ketika didesak mengenai keputusan mana yang tepat, penetapan atau pemilihan, Jusuf Kalla menyerahkan semua itu kepada wakil rakyat di DPR. "Kan masih di DPR, kita lihat saja," ujarnya.Kendati demikian, ia mengaku apa jadinya kalau setiap daerah nantinya membuat aturan sendiri. "Kalau itu terjadi, akan bubar negara ini," ujar Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) ini. (bsi)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Puput Jumantirawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top