Pemkab Sidoarjo ambil jalur konsinyasi

SURABAYA: Berikut adalah berbagai berita yang menjadi sorotan sejumlah media massa di Jatim antara lain pendaftaran konsinyasi warga terdampa pembangunan tol Porong dan besaran kerugian biaya pendidikan yang harus ditanggung akibat pembangunan tol tengah
News Editor
News Editor - Bisnis.com 23 Desember 2010  |  01:51 WIB

SURABAYA: Berikut adalah berbagai berita yang menjadi sorotan sejumlah media massa di Jatim antara lain pendaftaran konsinyasi warga terdampa pembangunan tol Porong dan besaran kerugian biaya pendidikan yang harus ditanggung akibat pembangunan tol tengah Kota Surabaya.KONSINYASI TANAH: Pemkab Sidoarjo akhirnya mengambil jalur konsinyasi untuk membebaskan tanah warga guna relokasi jalan porong dengan terlebih dulu mendaftarkan di Pengadilan Negeri (PN) Sidoarjo. Keputusan tersebut diambil setelah panitia pembebasan lahan gagal berunding dengan warga untuk melepas tanahnya untuk kepentingan publik.(Jawa Pos)TIKET KA LUDES: Menjelang libur Natal 2010 dan Tahun Baru 2011, tiket kereta api jurusan Jakarta dan sejumlah kota besar tujuan lain, termasuk Ygjakarta ludes terjual. Warga diminta mencari alternatif moda transportasi lain mengingat sarana angkutan massal tersebut dipastikan penuh sesak. Diprediksi puncak penggunaan KA adalah pada 2 Januari mendatang. (Jawa Pos)RUGI RP 14 MILIAR: Pembangunan tol tengah akan menyebabkan Kota Surabaya merugi sedikitnya Rp 14 miliar per tahun, hanya dari biaya pendidikan anak usia sekolah saja, belum termasuk kerugian lain akibat kerusakan infrastruktur proyek. Kerugian tidak sebanding dengan janji investasi total tol tengah senilai Rp 9 triliun yang dikucurkan dalam beberapa tahun. (Kompas Jatim) TANGGUNJAWAB PRODUSEN: Dalam kasus apa pun produsen barang konsumsi tidak bisa lepas tangan, ketidakpuasan dari konsumen bagaimanapun menuntut pertanggungjawaban produsen. Direktur LPKS Paidi Pawirorejo dalam Dialog Publik tentang Pengawasan Standar Kualitas Air Minum mengatakan jika produk dihasilkan dalam keadaan baik namun cacat saat tiba di tangan konsumen, produsen wajib bertanggung jawab.(Kompas Jatim)EKONOMI TOL TENGAH: Kadin Jatim mendesak pemerintah segera merealisasikan pembangunan tol tengah Kota Surabaya guna mendukung memobilisasi arus perdagangan barang dan jasa. Ketum Kadin Jatim La Nyalla Mattalitti mengatakan pembangunan tol tengah akan dapat menggerakkan roda perekonomian dan perdagangan. Keberadaan tol tengah akan sangat menunjang pengembangan ekonomi Jatim termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).(bisnis-jatim.com)POTENSI ORGANIK: Indonesia masih punya potensi tanam sebesar 50 juta hektare untuk pengembangan pertanian organik menyusul tren permintaan komoditas tersebut yang terus meningkat. Pakar pertanian yang juga guru besar dalam Bidang Ilmu Budidaya Pertanian Universitas Brawijaya Malang Sudiarso mengatakan pengembangan pertanian organik di Indonesia tergolong strategis menyusul tingginya permintaan produk pertanian organik dunia. (bisnis-jatim.com) (tw)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Nadya Kurnia

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top