Sultan akui bertemu Presiden di Wisma Negara

JAKARTA: Gubernur Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X mengakui melakukan pertemuan dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Wisma Negara malam tadi untuk membahas soal RUUK DIY.
| 22 Desember 2010 06:51 WIB

JAKARTA: Gubernur Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X mengakui melakukan pertemuan dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Wisma Negara malam tadi untuk membahas soal RUUK DIY.

Hanya saja, dia enggan menyampaikan hasil pembicaraan dengan Kepala Negara tersebut dengan berkilah hanya melakukan dialog biasa dengan Presiden.

"Betul [ada pertemuan]. Jangan dong [tanya apa saja] kalau yang dibahas. Semua [RUUK DIY] kan lewat proses. Kan belum ada pembahasan di DPR. Proses itu kan masih panjang waktunya," katanya seusai menghadiri acara peringat hari ibu di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, hari ini.

Dalam kesempatan itu, Sultan sempat bersalaman dengan Presiden Yudhoyono yang juga hadir dalam acara tersebut untuk menyampaikan kata sambutan sekaligus membuka acara.Menurut Sukltan, dirinya tidak mau membuka hasil pertemuan karena enggan mendahului dialog antara DPR dengan pemerintah.

Sejauh ini, ungkapnya, suasana pro dan kontra soal RUU itu masih wajar sebagai bentuk eks[resi aspirasi politik warga Yogyakarta.

"Yang penting bagaimana tidak melakukan tindakan tidak terpuji. Aspirasi masyarat kan biasa saja. Kapanpun aspirasi kan tetap ada."

Sore kemarin beredar rumor adanya pertemuan antara Sultan dan Presiden Yudhoyono di kediaman Puri Cikeas Indah, Bogor.

Pertemuan antara kedua tokoh itu disebut-sebut difasilitasi oleh Aburizal Bakrie, Ketua Umum Partai Golkar.

Hanya saja sulit mendapatkan konfirmasi soal pertemuan politik itu hingga tengah malamnya. Tidak ada satupun orang di lingkaran Presiden maupun Aburizal yang bisa dikorek keterangannya. Telpon dan pesan singkat yang dikirimkan tidak berbalas.(ln)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top