Menteri dievaluasi 4 Januari

JAKARTA: Unit Kerja Presiden untuk Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) menyatakan hasil evaluasi kinerja kementerian/lembaga selama setahun akan dilakukan pada 4 Januari tahun depan.
Aprilian Hermawan
Aprilian Hermawan - Bisnis.com 22 Desember 2010  |  10:57 WIB

JAKARTA: Unit Kerja Presiden untuk Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) menyatakan hasil evaluasi kinerja kementerian/lembaga selama setahun akan dilakukan pada 4 Januari tahun depan.

Menurut Ketua UKP4 Kuntoro Mangkusubroto, saat ini unit kerja itu masih memantau dan mengevaluasi pelaksanaan program-program kementerian yang akan berakhir pada 31 Desember 2010.

Program yang dievaluasi sesuai dengan Instruksi Presiden No. 1/2010 tentang Pelaksanaan Program Pembangunan tahun 2010. Evaluasi akan diserahkan kepada Presiden pada 4 Januari 2011 nanti. Ini merupakan evaluasi dua bulan terakhir dan keseluruhan dalam setahun," ujar Kuntoro usai rapat terbatas tentang Wasior di Istana Wakil Presiden, hari ini. Dia mengatakan UKP4 secara rutin menyampaikan evaluasi dua bulanan kepada presiden mengenai kinerja menteri berdasarkan sasaran yang mesti dicapai. Evaluasi akhir belum bisa dilaporkan karena masih ada beberapa program yang sedang berjalan.

Namun, kata dia, meskipun ada perbaikan kinerja menteri, namun masih ada juga catatan yang mesti ditingkatkan karena tidak ada menteri yang bekerja secara sempurna.

Tidak ada yang sempurna, kita tidak pernah puas dengan hasil kerja. Harus ada perbaikan terus, ujarnya.

Namun, Kuntoro menolak mengaitkan evaluasi UKP4 dengan rencana reshufle atau perombakan kabinet. Menurut dia, pergantian menteri sepenuhnya merupakan hak dari Kepala Negara.

Selain itu, lanjut dia, UKP4 tidak akan memberikan rekomendasi atau saran dalam hasil evaluasinya nanti kepada Presiden. Pihaknya hanya memberikan informasi saja tentang kinerja dari program-program yang dipantau oleh UKP4 selama tahun 2010. (mrp)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top