Lagu karya seniman Papua rawan pembajakan

BIAK: Berbagai lagu dan tarian karya para seniman di tanah Papua rawan pembajakan jika tidak segera didaftar sebagai hak cipta kekayaan intelektual.
Yusuf Waluyo Jati
Yusuf Waluyo Jati - Bisnis.com 21 Desember 2010  |  23:52 WIB

BIAK: Berbagai lagu dan tarian karya para seniman di tanah Papua rawan pembajakan jika tidak segera didaftar sebagai hak cipta kekayaan intelektual.

Jhon Mofu, seniman Papua, mengakui bahwa karya kreatif para seniman belakangan ini sangat rawan aksi pembajakan.Dikatakan, salah satu karya seni lagu rohani Natal Papua yang terdaftar sebagai karya cipta musik Indonesia, saat ini banyak beredar dalam bentuk compac disk bajakan, sehingga kejadian ini sangat merugikan karya seniman Papua."Pembajakan lagu asli seniman Papua secara bebas sangat merugikan secara materi dan inmeterial. Karena itu, sebagai pencipta lagu rohani Papua saya mendesak aparat kepolisian segera menangani dugaan pembajakan CD seniman Papua yang kini ditemukan di Biak," ujar Jhon Mofu, yang juga penyanyi, hari ini.Dia mengakui sebagai seniman yang karya musiknya dibajak, pihaknya telah mempunyai bukti sembilan CD lagu karya rohani Natal Papua bajakan.Dia mengatakan kaset CD asli Natal Papua merupakan karya asli dirinya bersama seniman Papua lain Yan Piet Prawar telah diproduksi Jomo Produktion 2009 dengan harga jual Rp50 ribu per keping."Bukti temuan CD bajakan lagu rohani Natal Papua yang telah dilaporkan ke polisi, kami harapkan segera dapat ditindaklanjuti sesuai peraturan hukum berlaku," kata Jhon Mofu.Seniman Papua Jhon Mofu mengakui maraknya penjualan CD bajakan di masyarakat sangat bertentangan dengan undang-undang hak cipta kekayaan intelektual dan merugikan karya seorang seniman.Masyarakat diminta tidak membeli kaset bajakan, sebab tidak membantu pengembangan karya seniman asli Papua.Hingga Rabu pagi, di beberapa sudut jalan Kota Biak dipenuhi penjualan kaset CD bajakan. Bahkan, jelang Natal permintaan lagu-lagu rohani Natal guna merayaan kelahiran Yesus Kristus, mulai ramai diburu jemaat Kristiani dari berbagai kampung. (msw)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top