Serikat Pekerja minta ganti direksi Djakarta Lloyd

JAKARTA: Serikat Pekerja PT Djakarta Lloyd meminta Kementerian BUMN secepatnya mengganti direksi perseroan untuk meningkatkan bisnis perusahaan BUMN itu.
Teguh Purwanto | 21 Desember 2010 09:04 WIB

JAKARTA: Serikat Pekerja PT Djakarta Lloyd meminta Kementerian BUMN secepatnya mengganti direksi perseroan untuk meningkatkan bisnis perusahaan BUMN itu.

Zulfikar, salah satu anggota Serikat Pekerja DL mengatakan pihaknya berharap seluruh direksi DL dapat diganti. Dan saat ini nama-nama direksi baru itu sudah ada di tangan Menteri BUMN tinggal disahkan.

Tadi kami bertemu dengan salah satu Kepala Bidang di Kementerian BUMN. Katanya nama direksi baru sudah ada di Menteri tinggal ditandatangani. Calonnya dari eksternal dan professional. Kami harap secepatnya diganti agar tidak semakin terpuruk, ujarnya hari ini.

Selain itu, perseroan juga meminta bantuan dana untuk penyelesaian utang DL bisa cepat direalisasikan oleh PPA.

Ketua Serikat Pekerja Djakarta Lloyd Elvaroza Nursyam mengatakan adanya kerugian atau krisis finansial yang dialami Djakarta Lloyd sejak 2008 menyebabkan direksi tidak dapat membayar gaji karyawan kantor pusat dan daerah serta tidak memberikan pensiunan.

Untuk kantor pusat gaji tidak dibayar selama 3bulan, karyawan di Surabaya selama 5 bulan, di Medan 6 bulan. Dan pensiunan di kantor pusat 2 bulan, di Medan selama 10 bulan, dan cabang-cabang lainnya 3 bulan, ungkapnya.

Dia mengatakan perseroan telah mengajukan proposal kepada PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) untuk meminta bantuan penambahan modal usaha sebesar Rp250 miliar pada 2008/2009, namun hingga saat ini dana tersebut belum didapatkan. (05)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top