Sulsel akan pacu produksi rumput laut

MAKASSAR: Berikut ini adalah ringkasan berita utama di kawasan timur Indonesia yang dimuat sejumlah surat kabar daerah, a.L. Clarion raup kredit Bukopin Rp75 miliar, ekonomi Sulsel 2011 lebih baik, dan pedagang Butung belum diizinkan berjualan.RAUP KREDIT:
Yusuf Waluyo Jati | 21 Desember 2010 03:11 WIB

MAKASSAR: Berikut ini adalah ringkasan berita utama di kawasan timur Indonesia yang dimuat sejumlah surat kabar daerah, a.L. Clarion raup kredit Bukopin Rp75 miliar, ekonomi Sulsel 2011 lebih baik, dan pedagang Butung belum diizinkan berjualan.RAUP KREDIT: Phinisi Makassar Seaside, pemilik Hotel Grand Clarion dan Quality Plaza Hotel Makassar, mengantongi kredit investasi bertenor 10 tahun senilai Rp75 miliar dari PT Bank Bukopin Tbk untuk membangun Hotel Grand Clarion Jakarta. (Bisnis Indonesia Regional Timur)EKONOMI SULSEL: Perekonomian Sulawesi Selatan pada 2011 diperkirakan lebih baik dibandingkan dengan tahun ini seiring kondisi ekonomi makro nasional yang masih kondusif.Kepala Bidang Moneter Kantor Bank Indonesia Makassar Gusty Raizal Eka Putra mengatakan laju ekonomi tahun depan akan ditopang aktivitas investasi dan terutama didorong proyek infrastruktur baik yang dilakukan oleh pemerintah maupun swasta. (Bisnis Indonesia Regional Timur)NASIB PEDAGANG: Pemerintah belum dapat memastikan kapan pedagang pasar Butung Makassar bisa kembali menempati bangunan yang terbakar pekan lalu menyusul belum adanya rekomendasi dari tim penilai kelayakan pasar.Direktur Utama Perusda Pasar Makassar Raya Djamaluddin Yunus mengatakan pihaknya masih menunggu kepastian dari tim terpadu yang ditunjuk Wali Kota untuk menganalisis kelayakan bangunan. Menurutnya, pemerintah tidak ingin gegabah membiarkan pedagang kembali berjualan. (Bisnis Indonesia Regional Timur)RUMPUT LAUT: Pemerintah berencana mengembangkan industri rumput laut berskala besar di Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, yang memiliki kawasan pesisir seluas 4.721 hektar. (Bisnis Indonesia Regional Timur)HARGA CABAI: Harga Cabai rawit di Kota Makassar kembali naik hingga dua kali lipat. Kemarin harga cabai per kilogram setelah awal Desember lalu sempat turun menjadi Rp25 ribu.Pedagang di Pasar Terong, Makassar, Heri, mengatakan pekan ini harga bahan kebutuhan pokok kembali naik. "Harga bahan pokok makanan hampir semua naik. Harga cabai rawit mencapai Rp50 ribu," kata dia kemarin. (Koran Tempo Makassar)Investor jajaki jarak Sulsel: Curcas Oil NV The Netherlands melalui PT Pengembangan jarak Indonesia (PJI) jajaki tanaman jarak Sulawesi Selatan (Sulsel). Sebagai langkah awal, PJI akan menginvestasikan dananya sebesar 500 ribu euro.Rencana investasi yang difasilitasi Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Sulsel ini diungkapkan Commisioner PJI, Kurt Stuessi didampingi Manajemen PJI, Iskandar Suprjaputra dan Presiden Director PT Inova Tiara Satrya, Nova Sumolang, usai penadatangan MoU dengan Fakultas Pertanian Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar. (Tribun Timur)BIBIT SAWIT: Harga crude palm oil (CPO) atau minyak sawit mentah yang terus meningkat, mendorong pemprov Sulsel berupaya memacu produksi. Salah satunya, dengan menyiapkan dana senilai Rp600 juta untuk pengadaan 30 ribu pohon sawit di Luwu Timur, Luwu Utara, dan Pinrang. Jumlah petani yang disasar sebanyak 600 orang.Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Perkebunan Sulsel, Burhanuddin Mustafa, kemarin. Menurut dia, sejauh ini, penyediaan 30 ribu pohon sawit tersebut masih dalam tahap pengembangan bibit. Penyalurannya baru dapat dilakukan tahun depan karena lamanya pemeliharaan bibit. Satu pohon butuh waktu 8 bulan barusiap tanam," urai Burhanuddin. (Fajar)GAGAL TANGKAP: Penyelidik Kejaksaan Negeri Makassar gagal menangkap Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Makassar, Ridwan Muhadir dan Kepala Bidang Bangunan Gedung, Tajuddin Lammase, Senin 20 Desember. Upaya penangkapan itu dilakukan terhadap kedua tersangka lantaran dinilai tidak kooperatif dan mempersulit penyidikan.Penangkapan Ridwan dan Tajuddin dilakukan penyidik berdasarkan surat perintah penangkapan nomor Print-19/R.4.10/FD.1/12/2010 DAN Print-20/R.4.10/FD.1/12/2010. Berdasarkan surat penangkapan tersebut tim penyidik Kejari Makassar melakukan upaya penangkapan terhadap Ridwan dengan mendatangi kantornya di jalan Urip Sumoharjo Makassar. (Fajar) (msw)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top