Syamsul bertemu Syahril di rumah Susno

JAKARTA: Syamsul Rizal Mokoagow dalam kesaksiannya mengaku bertemu Syahril Djohan di rumah Susno Duadji pada 27 Desember 2008. "Hari itu, saya benar bertemu Pak Syahril Djohan dan membawa amplop warna coklat," ujarnya hari ini.
News Editor | 21 Desember 2010 14:44 WIB

JAKARTA: Syamsul Rizal Mokoagow dalam kesaksiannya mengaku bertemu Syahril Djohan di rumah Susno Duadji pada 27 Desember 2008. "Hari itu, saya benar bertemu Pak Syahril Djohan dan membawa amplop warna coklat," ujarnya hari ini.

Syamsul menceritakan kedatangannya ke rumah Susno di Jakarta Selatan itu untuk meminta tandatangan terkait dengan surat tugas ke Belanda karena ada buronan kasus narkoba di Negeri Kincir Angin itu.Kendati melihat Syahril membawa amplop, Syamsul mengaku tidak tahu apa isi amplop tersebut dan tujuan Syahril ke rumah Susno yang saat itu menjabat Kepala Bareskrim Mabes Polri. Susno sendiri mengakui kalau Syamsul datang meminta tandatangan pada hari itu, tetapi membantah ada Syahril di rumahnya. "Tak benar itu ada Syahril Djohan, saya terima tamu selalu satu orang tak pernah terima tamu dua orang sekaligus," dalam bantahannya di persidangan.Charis Mardianto, Ketua Majelis Hakim, mempertanyakan keterangan Syamsul sebab dalam keterangan Syahril dan Haposan Hutagalung penyerahan amplop yang berisi uang Rp500 juta itu diberikan pada 4 Desember 2008.Kuasa hukum Susno yaitu Hendry Yosodiningrat mempertanyakan kesaksian Samsul karena sering berubah-ubah seperti saat mendatangi rumah Susno, Samsul awalnya mengatakan lupa, tapi belakangan pada 27 Desember 2008.Seperti diketahui uang Rp500 juta tersebut merupakan uang dari Haposan untuk penanganan kasus kliennya PT Salma Arwana Lestari di Pekanbaru. Uang itu diminta Syahril karena permintaan Susno. (tw)

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Nadya Kurnia

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top