tiket aff dan gratifikasi

File: 21-UMUM-asa-tiketaffJAKARTA: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta penyelenggara negara melaporkan penerimaan tiket untuk menonton pertandingan Piala Asean Football Federation (AFF) karena diduga merupakan gratifikasi.Wakil Ketua KPK Mochammad
Inda Marlina
Inda Marlina - Bisnis.com 21 Desember 2010  |  10:44 WIB

File: 21-UMUM-asa-tiketaffJAKARTA: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta penyelenggara negara melaporkan penerimaan tiket untuk menonton pertandingan Piala Asean Football Federation (AFF) karena diduga merupakan gratifikasi.Wakil Ketua KPK Mochammad Jasin mengatakan penyelenggara negara berdasarkan Pasal 12 huruf (b) UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, dilarang menerima pemberian di antaranya adalah tiket, uang dan barang. Oleh karena itu, sambungnya, sebaiknya para penyelenggara negara melaporkan penerimaan tersebut."Kami menghimbau agar penyelenggara negara taat pada perintah undang-undang. Artinya penerimaan tiket itu harus dilaporkan ke KPK. KPK juga akan meneliti apakah itu tiket atau undangan," ujar Jasin kepada pers di Jakarta hari ini.Jasin menegaskan dalam UU dijelaskan, penerimaan itu tidak memiliki limitasi dalam jumlah. Dia menegaskan penyelenggara negara tidak boleh menerima pemberian uang dan barang termasuk entertainment, tiket akomodasi, tiket travel serta termasuk tiket pertandingan sepak bola, yang dapat diuangkan.Menurut dia, yang menjadi persoalan adalah bukan siapa yang mengkoordinir dalam pembagian tiket terhadap para penyelenggara negara tersebut, tetapi siapa saja yang menerimanya. Walaupun demikian, Jasin mengungkapkan, sejauh ini KPK belum memperoleh laporan tentang dugaan gratifikasi tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top