Awas, Surabaya terancam krisis air!

News Editor
News Editor - Bisnis.com 20 Desember 2010  |  02:26 WIB

SURABAYA: Berikut sejumlah berita yang menjadi sorotan media nasional yang mempunyai halaman sisipan di Jawa Timur pada 20 Desember 2010, a.l. perkembangan kasus korupsi PD Pasar Surya dan ancaman serikat pekerja perkebunan pada revisi SK Menperindag No. 527/2004 tentang tata niaga gula impor.

KEPADA KHALAYAK: Seluruh pihak terkait harus menjelaskan semua hal terkait tol tengah kepada publik. Penjelasan harus rinci dan tanpa manipulasi atau disusupi kepentingan. Setelah penjelasan, biarkan publik menilai.Ketua Dewan Pengurus Wilayah PKS Jawa Timur Hamy Wahjunianto mengatakan sampai sekarang penjelasan itu tidak pernah ada. Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang mendorong pembangunan tidak kunjung memberi penjelasan. Sampai sekarang belum ada satu pihak pun yang menjelaskan studi kelayakan dan desain teknis rinci pembangunan tol itu kepada publik. (KOMPAS Jatim)TUNGGU AUDIT BPKP: Penyidik di Kejaksaan Negeri Surabaya menunggu hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan untuk mengetahui dugaan korupsi di pasar-pasar yang tergabung dalam Perusahaan Daerah Pasar Surya.Proses penyidikan berlangsung kira-kira setahun belakangan. Namun, sampai sekarang kasus ini belum melangkah ke tahap berikutnya. Kepala Kejari Surabaya Fadil Zumhana menginstruksikan agar penyidikan kasus-kasus korupsi diselesaikan pada akhir tahun 2010. Rencananya, dalam sepekan ini kedua pihak akan berkoordinasi, termasuk membicarakan nilai kerugian negara dalam kasus PD Pasar Surya. (KOMPAS Jatim)GULA RAFINASI: Forum Komunikasi Serikat Pekerja Perkebunan (Forkom SP Bun) Jawa Timur menolak revisi SK Menperindag No. 527/2004 tentang tata niaga gula impor, karena diubahnya SK tersebut menimbulkan peredaran gula rafinasi impor ke pasar bebas.Apabila tetap diubah, maka Forkom SP Bun Jatim yang beranggotakan 156.000 orang mengancam akan melakukan demo. Berdasar data revisi SK Menperindag No. 527/2004 merupakan kebijakan yang tidak tepat dan harus ditolak, karena bisa menurunkan harga tebu/gula petani lokal akibat diperbolehkannya gula rafinasi untuk konsumsi umum. (Bisnis Indonesia Jatim-Bali)LAHAN SEKSI I: PT Transmarga Jatim Pasuruan, anak perusahaan PT Jasa Marga (Persero) Tbk, menargetkan penyelesaian pembebasan lahan seluas 134,88 hektare, untuk pembangunan seksi I tol Gempol Pasuruan sepanjang 13,90 km, pada April 2011.Seksi I merupakan ruas terpanjang dari 3 seksi proyek tol GempolPasuruan dengan panjang total 34,15km, dimana pembangunan jalan bebas hambatan yang membutuhkan lahan 326,97 hektare itu didukung dana investasi senilai Rp3 triliun.Dirut PT Transmarga Jatim Pasuruan Hengky Herwanto mengaku sosialisasi proyek tol ini telah digencarkan kepada masyarakat sejak 2009, dan pembebasan lahan seksi I sepanjang 13,90 km kini telah mencapai 20% dari areal yang dibutuhkan seluas 134,88 hektare. (Bisnis Indonesia Jatim-Bali)JALAN RUSAK: Sedikitnya 268,8 kilometer jalan di Sidoarjo diyatakan rusak pada 2011. Panjang jalan tersbut bertambah sitar 20% dari penghitungan 2010. Diperkirakan panjang jalan yang rusaka akan terus bertambah seiring mengecilnya jumlah anggaran perawatan jalan pada 2011 yakni dari sebesar Rp45 miliar menjadi Rp36 miliar. Pemerintah setempat menegaskan perbaikan jalan hanya bersifat tambal sulam. (Jawa Pos)KRISIS AIR: Sebanyak 50.000 pelanggan PDAM Kota Surabaya akan mengalami krisis air akibat kebocorn pipa instalasi penjernih air minum (IPAM) yang berada di Kecamatan Karangpilang.Sementara itu, kerusakan terdeteksi dari rembesan air yang muncul pada Sabtu pekan lalu. Hingga saat ini DAM belum mematikan saluran yang mngalami kebocoran. (Jawa Pos) (ln)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Annisa Sulistyo Rini

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top