Pendapatan premi Prudential naik 36%

JAKARTA: PT Prudential Life Assurance Indonesia hari ini mengumumkan pencapaian hasil bisnis kuartal III yang mencatat pemasukan total pendapatan premi sebesar Rp7,2 triliun, atau naik 36% dari periode yang sama tahun lalu.
Yanto Rachmat Iskandar | 20 Desember 2010 03:41 WIB

JAKARTA: PT Prudential Life Assurance Indonesia hari ini mengumumkan pencapaian hasil bisnis kuartal III yang mencatat pemasukan total pendapatan premi sebesar Rp7,2 triliun, atau naik 36% dari periode yang sama tahun lalu.

Hasil bisnis ini juga menunjukkan pertumbuhan yang sangat baik di sektor asuransi syariah yang naik 44% dibandingkan dengan kinerja kuartal III/2009. Per 30 September 2010, Prudential mengklaim mampu mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar dengan mencatat total pendapatan premi syariah sebesar Rp922,6 miliar.

Berdasarkan annualized premi equivalen 1, Syariah menyumbangkan sekitar 20% dari seluruh pendapatan bisnis baru Prudential Indonesia, kata William Kuan, Senior Vice President Director Prudential Indonesia, di rilisnya hari ini.

Menurut Kuan, pertumbuhan asuransi jiwa di Indonesia bergantung terhadap kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan asuransi yang masih belum begitu diminati oleh sebagian besar masyarakat Indonesia.

Menurut dia, tingkat penetrasi asuransi jiwa perorangan masih rendah, dengan hanya sekitar 3 % dari total jumlah penduduk Indonesia yang memiliki asuransi. Persentase tersebut bahkan masih lebih rendah lagi, hanya sekitar 1%, jika ditinjau dari kontribusi premi terhadap produk domestik bruto.

Prudential Indonesia percaya akan prospek industri asuransi jiwa dan kebutuhan yang besar akan solusi keuangan di kalangan masyarakat Indonesia.

Keyakinan ini tercermin dari terus dilakukannya upaya-upaya Prudential dalam mengedukasi masyarakat akan pentingnya perencanaan keuangan jangka panjang serta perlunya masyarakat bermitra dengan tenaga pemasaran yang profesional dan berlisensi, juga semakin ditegaskan dengan kunjungan Dewan Direksi Grup Prudential dari seluruh dunia untuk menunjukkan komitmen mereka terhadap pasar Indonesia belum lama ini.

"Kami percaya, rekam jejak kinerja bisnis kami serta beragam tindakan nyata sebagai perusahaan yang bertanggung jawab dalam beberapa tahun terkahir ini semakin memperkuat komitmen ini, kata Kuan. (mrp)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top