Bupati Maros diminta panggil Angkasa Pura soal kisruh laba

MAKASSAR: Sejumlah perkembangan dan peristiwa di Makkasar diberitakan media setempat termasuk polemik tentang bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Kejaksaan usut proyek air bersih tamangapa, Bank Sulsel bidik 109 ribu pensiunan, Bupati investigasi oknum
Yusuf Waluyo Jati
Yusuf Waluyo Jati - Bisnis.com 20 Desember 2010  |  02:10 WIB

MAKASSAR: Sejumlah perkembangan dan peristiwa di Makkasar diberitakan media setempat termasuk polemik tentang bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Kejaksaan usut proyek air bersih tamangapa, Bank Sulsel bidik 109 ribu pensiunan, Bupati investigasi oknum BKD, dan harga mobil diprediksi naik. Berikut rangkuman berita tersebut:

POLEMIK BANDARA: Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Maros mengirim rekomendasi kepada Bupati Maros Rahman agar memanggil manajemen PT Angkasa Pura. Menurut Wakil Ketua Komisi II DPRD Maros Akbar Enra, rekomendasi tersebut berkaitan dengan polemik Bandar Udara Sultan Hasanuddin. "Masalah ini telah kami sampaikan ke sidang paripurna pada Kamis pekan lalu.Persoalan itu bermulai dari desakan 11 anggota DPRD Maros kepada PT Angkasa Pura I pada Senin pekan lalu. Mereka meminta BBUMN itu bersikap adil dalam membagi keuntungan. Pengelola Bandara Sultan Hasanuddin ini juga diminta mengganti nama menjadi Bandara Sultan Hasnuddin Maros. (Koran Tempo Makassar)MENGUSUT PROYEK: Kejaksaan Negeri Makassar mengusut proyek pengelolaan air bersih di tempat pembuangan akhir sampah (TPA) Tamangapa, Kecamatan Manggala, Makassar. Kejaksaan menduga proyek bernilai Rp4 miliar ini sarat dengan penyelewengan dana karena tak berfungsi dengan baik. "Kami tengah memulai penyelidikannya," kata Syahran Rauf, kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Makassar, ketika dihubungi kemarin.Syahran mengatakan proyek itu dibangun oleh Dinas Tata Ruang dan Permukiman Sulawesi Selatan sekitar 2 tahun lalu. Dana proyek sekitar Rp4 miliar berasal dari pemerintah pusat. Bentuknya berupa kolam yang dipasangi sejumlah pipa. (Koran Tempo Makassar)BIDIK NASABAH: Berbagai strategi dijalankan Bank Sulsel untuk menjadi bank regional terkemuka. Di usia 50 tahun, bank milik pemerintah daerah se-Sulsel dan Sulbar ini menggandeng PT Taspen Cabang Utama Makassar untuk melayani.Direktur Umum H Yanuar Fachrudin dan Direktur Pemasaran HA Muhammad Rahman usai penandatangan kerja sama dengan PT Taspen akhir pekan lalu, mengatakan prospek pensiunan sangat bagus untuk digarap perbankan. "Kami akan menyiapkan layanan khusus, mengingat pensiun memiliki prospek bisnis yang cukup besar," katanya. Saat ini, PT Taspen Cabang Utama Makassar mengelola 109.000 pensiunan. (Fajar)TUNDA PENGUMUMAN: Pengumuman hasil seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di seluruh kabupaten dan kota di Sulsel sejatinya dilakukan serentak 20 Desember. Tetapi, beberapa daerah terpaksa menunda pengumuman karena persoalan tertentu.Daerah yang menunda pengumuman hasil seleksi CPN itu antara lain Bantaeng dan Selayar. Minggu 19 Desember kemarin, skoring hasil pemeriksaan dari Universitas Indonesia sudah dibuka. Pembukaan skoring itu dihadiri anggota Muspida Bantaeng pimpinan DPRD, aktivis ornop dan kalangan pers. (Fajar)HARGA MOBIL: Harga mobil diprediksi akan naik mulai Januari 2011. Menurut Kepala Cabang PT Astra International Daihatsu Makassar, Fanfan Fadillah, di restoran Miramar, Makassar, akhir pekan lalu, kenaikan harga kendaraan itu diprediksi mencapai Rp10 juta hingga Rp15 juta per unit."Masyarakat perlu mengetahui informasi kenaikan harga mobil yang cukup luar biasa itu. Informasi ini bisa menjadi pegangan agar tidak menunda pembelian hingga tahun depan. Inilah yang tepat," kata Fanfan. (Tribun Timur)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top