Keputusan Setgab melalui perdebatan

JAKARTA: Ketua Fraksi PKB Marwan Djafar mengatakan semua keputusan yang diambil oleh Setgab Koalisi telah melalui proses perdebatan dan rasionalitas yang panjang dari semua anggota sehingga tidak ada dominasi dari satu atau dua partai tertentu."Semua
News Editor | 20 Desember 2010 14:08 WIB

JAKARTA: Ketua Fraksi PKB Marwan Djafar mengatakan semua keputusan yang diambil oleh Setgab Koalisi telah melalui proses perdebatan dan rasionalitas yang panjang dari semua anggota sehingga tidak ada dominasi dari satu atau dua partai tertentu."Semua terbuka dan diperdebatkan secara terbuka karena setiap partai memiliki posisi equal," ujarnya dihubungi Bisnis hari ini.Bila terjadi perbedaan pendapat di dalam tubuh setgab, selalu ada proses dan dinamika yang kemudian mencapai satu titik temu. "Bukan berarti seragam langsung diseragamkan, semua melalui proses perdebatan untuk mencapai kesepakatan bersama." Namun pada prinsipnya, kata anggota Komisi V ini, keputusan yang menyangkut hal strategis tidak pernah bermasalah. "Mungkin ada satu dua hal yang berbeda seperti pemilihan Ketua KPK, perbedaan pendapat dari Golkar dan PKS, namun pada prinsipnya hal strategis oke saja."Sementara itu, anggota Fraksi PKS Nasir Djamil mengatakan perbedaan yang terjadi di Setgab bukan terletak pada substansi melainkan dalam pengimplementasian dan paradigma yang berbeda. "Masing-masing partai punya platform berbeda dalam hal pengimplementasian," katanya ketika berbincang dengan Bisnis malam ini.Perbedaan pendapat pun, menurutnya, merupakan hal yang wajar dan merupakan sebuah dinamika dalam setgab. Namun tidak ada dominasi dari satu partai tertentu meski memiliki perolehan suara yang lebih banyak. "Sebab dalam politik masih ada kalkulasi yang dapat dirundingkan."Dia juga menegaskan bahwa tidak ada yang linier dan bulat dalam politik sebab semua berjalan sesuai dengan dinamika di tengah masyarakat. "Karenanya kalau ada anggapan dalam setgab tidak kompak dan berbeda, itu kembali pada keputusan masing-masing parpol." (tw)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Nadya Kurnia

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top