Jamsostek Incorporated disiapkan

JAKARTA: PT Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) menargetkan rencana investasi penyertaan langsung dengan membentuk Jamsostek Incorporated dapat direalisasikan dalam kurun waktu tiga tahun ke depan.
Mochammad Subarkah | 19 Desember 2010 09:45 WIB

JAKARTA: PT Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) menargetkan rencana investasi penyertaan langsung dengan membentuk Jamsostek Incorporated dapat direalisasikan dalam kurun waktu tiga tahun ke depan.

Berdasarkan draft Rencana Pendirian Jamsostek Incorporated yang diperoleh Bisnis, Jamsostek Incorporated merupakan rencana investasi yang digagas dengan penanaman modal Jamsostek pada tujuh perusahaan di lini bisnis yang berbeda.Tujuh lini bisnis tersebut meliputi bisnis investasi, bisnis pelayanan kesehatan, bisnis perbankan (bank pekerja), bisnis servicing company, bisnis reasuransi, bisnis properti, serta bisnis pembiayaan perumahan.Direktur Investasi Jamsostek Elvyn G. Masassya mengatakan rencana pembentukan Jamsostek Incorporated tersebut secara umum ditujukan untuk mendukung bisnis inti yang dijalankan perseroan.Menurut dia, tujuan bisnis inti perseroan sesuai dengan amanat UU adalah mengelola dan menginvestasikan dana dari peserta, untuk selanjutnya keuntungan yang diperoleh akan dikembalikan kepada peserta.Jamsostek Incoporated lebih pada upaya untuk menunjang bisnis inti perseroan. Tujuannya adalah sebagai sarana untuk menyalurkan dan mengembalikan keuntungan yang diperoleh kepada peserta, ujarnya, pekan lalu.Berdasarkan draft yang sama, Jamsostek Incorporated direncanakan bakal memberikan modal pada perusahaan yang akan dijadikan partner dalam berbagai bentuk, meliputi joint venture, partisipasi modal, akuisisi, dan subsidi (untuk anak perusahaan).Misalnya, untuk bisnis investasi, Jamsostek berencana membentuk Jamsostek Investment Company (JIC) yang menggandeng perusahaan lain dalam bentuk joint venture, dengan pemilikan saham mayoritas sebesar 51%. Mekanisme serupa akan digunakan Jamsostek untuk bisnis properti dan pembiayaan perumahan.Untuk bisnis perbankan, Jamsostek bakal menggandeng satu bank lewat mekanisme partisipasi modal maksimal sebesar 30%. Mekanisme serupa akan digunakan pada bisnis reasuransi dengan partisipasi modal maksimal 40%.Elvyn menyatakan pembentukan JIC ditujukan untuk mendukung pelaksanaan program jaminan sosial dan memberi kontribusi pada pendapatan Jamsostek, termasuk melakukan sinergi proyek atau program pemerintah maupun di lingkungan perusahaan-perusahaan pelat merah.Selain itu, bisnis perbankan yang akan dijalankan bertujuan untuk memberikan kredit bunga ringan bagi peserta, sedangkan bisnis properti dan pembiayaan rumah bertujuan untuk menyediakan pembiayaan terhadap kebutuhan rumah/apartemen yang terjangkau.Bisnis lain yang akan dijalankan juga akan berorientasi pada peserta, seperti rencana akuisisi PT Nayaka yang ditujukan untuk menopang program jaminan kesehatan peserta, atau pemberian subsidi kepada PT Bijak [anak perusahaan Jamsostek] untuk program manajemen dan pelayanan buruh, tuturnya. (bsi)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top