Pembatasan BBM subsidi picu pergeseran konsumen otomotif

SURABAYA: Pembatasan pemakaian BBM bersubsidi pada akhir Maret 2011 diproyeksikan mendorong terjadinya pergeseran (shifting) konsumen otomotif di dalam negeri, dari pengguna mobil segmen menengah ke bawah beralih menggunakan sepeda motor.
manda
manda - Bisnis.com 19 Desember 2010  |  08:03 WIB

SURABAYA: Pembatasan pemakaian BBM bersubsidi pada akhir Maret 2011 diproyeksikan mendorong terjadinya pergeseran (shifting) konsumen otomotif di dalam negeri, dari pengguna mobil segmen menengah ke bawah beralih menggunakan sepeda motor.

Kendati belum dapat diproyeksikan seberapa besar volume pergeseran tersebut, tetapi fenomena shifting ini akan berdampak positif terhadap penjualan sepeda motor, seiring permintaan yang diyakini akan menguat.

Sigit Kumala, Senior General Manager Sales Divison PT Astra Honda Motor (AHM), mengatakan kebijakan pembatasan penggunaan BBM bersubsidi diperkirakan bakal berdampak pada konsumen kendaraan di segmen menengah ke bawah yang mengkonsumsi premium seperti Toyota Avanza, Daihatsu Xenia dan lainnya.

Biasanya yang mereka memakai premium lalu disuruh membeli pertamax atau lainnya, tentu ada kenaikan biaya bahan bakar dan konsumen akan berfikir kembali. Untuk jarak tertentu konsumen ini akan menggunakan motor dan mengendarai mobil pada saat-saat tertentu, seperti akhir pekan. Saya perkirakan bakal terjadi shifting, katanya kepada Bisnis, hari ini.

Seberapa besar potensi konsumen kendaraan roda empat di kelas menengah ke bawah yang beralih menggunakan sepeda motor? Sigit belum dapat memastikan besarannya. Dia menegaskan bahwa pengendara mobil yang bergeser menggunakan sepeda motor tentunya akan memilih produk roda dua yang memiliki kenyamanan dan faktor kesalamatan.

Tidak menutup kemungkinan mereka akan memilih sepeda motor di segmen high end agar lebih nyaman, ujarnya.

Dalam kesempatan terpisah, Direktur Pelaksana PT Mitra Pinasthika Mustika selaku main diler Honda area Jawa Timur, Suwito M, juga memproyeksikan adanya pergeseran konsumen mobil yang biasanya menggunakan BBM subsidi ke sepeda motor, meski jumlahnya diyakini tidak akan besar.

Ada sumbangan untuk penjualan sepeda motor. Pasar roda dua akan tumbuh, tetapi shifting ini tidak akan menyebabkan pasar roda dua menjadi melonjak tajam. Ini karena pasar mobil dengan motor perbandingannya 1:10, katanya di sela-sela kegiatan Honda Blade 2 Wheel Slalom 2010, di Pakuwon Supermall, Surabaya, Jawa Timur. (tw)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top