Rusia operasikan bank bahan bakar nuklir pertama

WINNA: Bank bahan bakar nuklir pertama untuk uranium tingkat rendah (LEU) secara resmi dioperasikan di Rusia pada Jumat, yang diharapkan dapat berguna bagi sejumlah reaktor nuklir buatan dalam negerinya.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 18 Desember 2010  |  07:30 WIB

WINNA: Bank bahan bakar nuklir pertama untuk uranium tingkat rendah (LEU) secara resmi dioperasikan di Rusia pada Jumat, yang diharapkan dapat berguna bagi sejumlah reaktor nuklir buatan dalam negerinya.

Menurut Direktur Jenderal Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) Yukiya Amano, LEU Reserve dapat memenuhi sokongan cadangan bagi negara anggota IAEA yang memenuhi syarat namun berkemungkinan menghadapi gangguan sokongan LEU secara non-komersial bagi bahan bakar nuklir untuk reaktor energi.

LEU Reserve dapat memfasilitasi pengembangan tenaga nuklir untuk tujuan damai, kata Amano saat upacara peresmian LEU Reserve di Kota Angarsk, Siberia.Pada Maret 2010, IAEA menyetujui kesepakatan dengan Rusia untuk mendirikan LEU Reserve yang berharga lebih dari US$300 juta, yang didanai oleh Rusia termasuk dana perawatan serta penyimpanan dan keamanan, ujar pernyataan IAEA.Pada 3 Desember, IAEA mensahkan Dirjennya untuk mendirikan sebuah bank bahan bakar nuklir lain agar dimiliki dan dikelola oleh badan itu dengan lokasi yang belum ditentukan.Tindakan itu diharapkan dapat mempromosikan penggunaan nuklir secara lebih mendalam bagi tujuan damai serta mengekang proliferasi senjata nuklir.(er)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top