Birokrasi keuangan Polri kurang jelas

JAKARTA: Tim peneliti Kompolnas menyatakan tingkat kesejahteraan anggota kepolisian yang masih rendah berpotensi menimbulkan masalah internal. "Distribusi dana operasional belum sepenuhnya berjalan dengan baik," ujar anggota tim peneliti Kompolnas dari
News Editor | 14 Desember 2010 08:19 WIB

JAKARTA: Tim peneliti Kompolnas menyatakan tingkat kesejahteraan anggota kepolisian yang masih rendah berpotensi menimbulkan masalah internal. "Distribusi dana operasional belum sepenuhnya berjalan dengan baik," ujar anggota tim peneliti Kompolnas dari Universitas 11 Maret Aditya Yuli hari ini.Birokrasi keuangan Polri yang kurang jelas, lanjutnya, mengakibatkan anggaran yang dicairkan harus melalui banyak pemotongan yang membuat kesejahteraan tersebut menjadi rendah.Dia mengungkapkan kurangnya kesempatan anggota polisi untuk menempuh pendidikan tinggi dan kurangnya pembinaan dilakukan oleh atasan terhadap bawahannya, khususnya pembinaan yang baik oleh perwira terhadap bintara, juga menjadi salah satu faktor selain masalah kesejahteraan. Menurut dia, ada berbagai masalah lain seperti sarana dan prasarana kepolisian sudah baik dari segi kuantitas namun relatif kurang dalam hal kualitas."Pemeliharaan sarana dan prasarana masih belum memadai distribusi juga belum merata. Penyediaan sarana prasarana belum mempertimbangkan tantangan tugas secara optimal," jelasnya.Pemaparan di atas merupakan hasil penelitian yang dilakukan di empat Polda yang diambil sebagai sampel yakni Polda Kepulauan Riau, Polda Bali, Polda Kalimantan Selatan, dan Polda NTT. (tw)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Nadya Kurnia

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top