Presiden berkantor di Gedung Negara Grahadi Surabaya

SURABAYA: Berikut adalah berbagai berita yang menjadi sorotan sejumlah media massa di Jatim antara lain sambutan warga Surabaya terkait kedatangan Presiden SBY dan skema FLPP yang masih menuai banyak kendala.SAMBUT PRESIDEN: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
Yusuf Waluyo Jati
Yusuf Waluyo Jati - Bisnis.com 14 Desember 2010  |  01:51 WIB

SURABAYA: Berikut adalah berbagai berita yang menjadi sorotan sejumlah media massa di Jatim antara lain sambutan warga Surabaya terkait kedatangan Presiden SBY dan skema FLPP yang masih menuai banyak kendala.SAMBUT PRESIDEN: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tiba di Surabaya, Senin sore (13 Desember), untuk memulai kunjungan selama 3 hari. Selama di Surabaya, hingga Rabu (15 Desember) Presiden akan berkantor dan menginap di Gedung Negara Grahadi. Kondisi lalu lintas jalur protokol, diperkirakan macet saat rombongan presiden melintas. Pada kunjungan ini, rombongan presiden beserta istri dan sejumlah menteri KIB II mendapat sejumlah sambutan demonstrasi, termasuk ungkapan kekesalan warga saat kemacetan terjadi di mana-mana. (KOMPAS Jatim)FLPP TERENDALA: Penyaluran dana berupa fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) terkendala persyaratan teknis. Untuk memperoleh FLPP, masyarakat yang menjadi sasaran penyaluran dana harus memiliki NPWP dan SPT. Kepemilikan rumah sejahtera ditujukan pada warga berpenghasilan maksimum Rp2,5 juta. Kendalanya, belum seluruh warga berangka penghasilan itu memiliki NPWP. (KOMPAS Jatim)TOL MALANG-PANDAAN: Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyosialisasian pembebasan lahan untuk jalan tol Pandaan-Malang kepada pemerintah daerah setempat. Jalan tol ini diharapkan mampu mulai dibangun pada 2013 dengan tanggungan pembebasan lahan dibayar pemerintah daerah. Pada sosialisasi, senin kemain, pemerintah pusat sudah mengalokasikan dana senilai Rp80 miliar yang akan diambilkan dari uang APBN 2011 nanti. Dana tersebut untuk pembiayaan pembebasan lahan seluas 300-an hektare yang dibutuhkan untuk proyek tersebut. (KOMPAS Jatim)PENETAPAN UMK: DPD SPSI Jatim menilai penetapan upah minimum kota/kabupaten (UMK) se-Jatim 2011 secara prosedural sudah baik kecuali Surabaya. Rendra Kresna, Ketua DPD SPSI Jatim, mengatakan penetapan UMK sudah menggunakan prosedur yang benar, yakni mengacu survai Dewan Pengupahan dengan memprediksi inflasi tahun depan. Terkait rata-rata kenaikan UMK 2011 bila dikenaikan, secara kuantitatif dan prosedural cukup bagus, dengan rata-rata proporsi sebesar 7%. (bisnis-jatim.com)MORATORIUM TKI: Gubernur Jatim Soekarwo memerintahkan moratorium pengiriman TKI unskilled (tanpa ketrampilan khusus) ke luar negeri sampai 2013. Ditemui di sela-sela pada puncak peringatan Hari Aksara Internasional, Hari Guru, dan HUT PGRI ke-65 Jatim di Malang, Gubernur mengatakan selama masa moratorium tersebut Pemprov Jatim akan melatih calon-calon tenaga kerja menjadi tenaga yang mempunyai keahlian tertentu (skilled). Menurut Soekarwo, permintaan TKI skilled dari Hongkong dan Singapura mencapai 2.000 orang. (bisnis-jatim.com)PORSI SYARIAH: Islamic bank (IB) atau perbankan syariah terus berupaya mencapai target dengan market share sebesar 5% pada 2011. Per September, pangsa pasar ban syariah hanya mencapai 3,07%, memang lebih tinggi dari tahun lalu yang hanya sebesar 1,27%. Kenaikan itu didukung dengan dana DPK yang tumbuh 37,36% sebesar 5,18 triliun pada Oktober 2010. Peningkatan dana juga diimbangi dengan tumbuhnya pembiayaan yang disalurkan hingga 52,14%. (Jawa Pos) (msw)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top