BI minta perbankan dukung TPT

JAKARTA : Bank Indonesia (BI) meminta perbankan untuk mendukung pembiayaan bagi industri tekstil dan produk tekstil (TPT) Indonesia yang masih berpotensi besar.
News Editor | 13 Desember 2010 12:13 WIB

JAKARTA : Bank Indonesia (BI) meminta perbankan untuk mendukung pembiayaan bagi industri tekstil dan produk tekstil (TPT) Indonesia yang masih berpotensi besar.

"Saat ini perbankan sudah mulai meninggalkan tekstil dan produk tekstil (TPT) untuk memberikan kredit. Padahal saya melihat industri ini masih berpotensi cukup besar ," kata Deputi Gubernur BI Hartadi A. Sarwono di Jakarta, hari ini.

Hartadi menjelaskan pendapatnya itu didasarkan atas kondisi industri tekstil di Cina yang saat ini mengalami gangguan didalam negerinya.

Selain itu, sambung dia, Vietnam yang menjadi saingan Indonesia untuk merebut pasar ekspor tekstil juga menghadapi masalah struktural. "Mereka menghadapi masalah perburuhan," kata Hartadi.

Atas kondisi itu, Hartadi melihat momentum ini sebagai kebangkitan ekspor TPT Indonesia. Dia meminta agar perbankan mulai mendukung industri tekstil dengan memberikan kredit.

Menurut Hartadi pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) pada kuartal IV mencapai 6,1%. "Sehingga secara keseluruhan dalam setahun sekitar 6%,' kata dia.

Dia menjelaskan menjelang akhir tahun produksi barang makin meningkat untuk memenuhi kebutuhan dari konsumsi menjelang liburan. "produksi kuartal IV makin bagus karena banyak perusahaan melakukan stock up menjelang natal dan tahun baru," kata dia.(api)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Lingga Sukatma Wiangga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top